daya tampung IPB

Daya Tampung IPB untuk SNBP & SNBT 2026, dan Keketatan Tahun 2025

Mengetahui daya tampung IPB dan keketatannya di tahun 2025 bisa menjadi bekal yang berguna dalam persaingan SNBP dan SNBT 2026. Yuk simak di sini.

Daya Tampung IPB – Sebagai salah satu kampus unggulan dan favorit di Indonesia, pasti banyak calon mahasiswa yang mencari informasi daya tampung di kampus pertanian ini. Banyak pilihan program studi unggulan yang menjadi incaran, namun dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, IPB memiliki keketatan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memahami gambaran daya tampung serta tingkat keketatan tiap program studi agar dapat menentukan pilihan secara lebih matang dan realistis.

Program Studi dan Daya Tampung IPB

daya tampung IPB

Tahun 2026 ini, IPB membuka total 2.180 kuota untuk jalur SNBP, dan 1642 kuota untuk jalur SNBT. Nah, kalau kamu menargetkan salah satu atau beberapa program studi, penting untuk melihat tingkat keketatan di seleksi tahun 2025 lalu. Tingkat keketatan semakin besar persentase berarti persaingan tinggi.

Baca juga: Pendaftaran IUP UNPAD 2026: Prodi, Jadwal Pendaftaran, Syarat dan Asesmen Penilaiannya

Program Studi Daya Tampung Tahun 2026 Keketatan Tahun 2025
SNBP SNBT SNBP SNBT
Fakultas Pertanian (Faperta)
Smart Agriculture 24 18 13,7 43,9
Manajemen Sumberdaya Lahan 36 27 8 16,3
Agronomi dan Hortikultura 90 68 7,6 11,9
Proteksi Tanaman 40 30 7,4 10,1
Arsitektur Lanskap 40 30 9,4 17,9
Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB)
Kedokteran Hewan 88 66 6,6 14,6
Sains Biomedis 20 15 18 33,3
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya 48 36 4,1 9
Manajemen Sumberdaya Perairan 40 30 4,9 11,6
Teknologi Hasil Perairan 42 30 4,5 8,7
Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap 48 36 3,5 12
Ilmu dan Teknologi Kelautan 52 39 5,6 13,1
Fakultas Peternakan (Fapet)
Teknologi Produksi Ternak 48 36 4,8 12,8
Nutrisi dan Teknologi Pakan 64 48 6 14,2
Teknologi Hasil Ternak 40 30 5,8 15,9
Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan)
Manajemen Hutan 56 42 7,1 13,2
Teknologi Hasil Hutan 44 33 5,6 11,2
Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata 56 42 7,2 16,8
Silvikultur 44 33 5,6 13,5
Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT)
Teknik Pertanian dan Biosistem 48 36 8,8 18,4
Teknologi Pangan 52 39 20,7 39,4
Teknik Industri Pertanian 52 39 16,1 26,6
Teknik Sipil dan Lingkungan 40 30 15,8 40,1
Teknik Mesin 24 18 0 0
Teknik Kimia 24 18 0 0
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Bioinformatika 32 24 7,8 18,9
Meteorologi Terapan 40 30 6,8 13,1
Biologi 44 33 7,1 10,7
Kimia 48 36 7,1 10
Fisika 48 36 4,1 5,9
Biokimia 44 33 7,3 15,1
Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)
Ekonomi Pembangunan 52 39 10,8 18,6
Manajemen 52 39 20,7 28,9
Agribisnis 60 45 10,6 21,7
Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan 52 39 7,8 18,6
Ilmu Ekonomi Syariah 52 39 8,5 16,4
Fakultas Ekologi Manusia (Fema)
Ilmu Gizi 40 30 22,3 41
Ilmu Keluarga dan Konsumen 48 36 8,7 20,8
Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat 70 53 13,2 29,4
Sekolah Bisnis (SB)
Bisnis 96 72 10,4 28,9
Fakultas Kedokteran (FK)
Kedokteran 10 15 58,5 55,1
Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika (SMI)
Statistika dan Sains Data 48 36 16 23,8
Matematika 44 33 7 9,2
Ilmu Komputer 68 51 18 30
Aktuaria 40 30 13,7 20,9
Kecerdasan Buatan 32 24 18,9 44,3
Total 2180 1642 9,7 19,6

Ingat, jumlah pesaing di jalur SNBP dan SNBT tidak sedikit. Oleh karena itu, selain mempersiapkan diri dengan matang, penting juga bagi kamu untuk bersikap realistis dan cermat dalam menentukan program studi yang ingin diperjuangkan agar peluang lolos semakin besar.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus PTNKedokteranBimbel KedinasanIUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.