Kedokteran UB: Sejarah Jurusan, Visi Misi, Biaya Kedokteran UB 2026, dan Daftar Kerja Samanya

Melakukan riset seputar biaya Kedokteran UB jadi komponen penting yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar. Kuliah kedokteran terkenal tidak murah, maka dari itu calon mahasiswa juga harus siap secara finansial.

Biaya Kedokteran UB – Memilih kuliah Kedokteran adalah langkah besar yang membutuhkan pertimbangan matang, termasuk soal kualitas pendidikan dan biaya. Universitas Brawijaya menjadi salah satu pilihan unggulan, karena Program Studi Kedokterannya telah meraih akreditasi Unggul berdasarkan SK BAN-PT No. 957/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XI/2023, yang berlaku hingga 5 Desember 2028. Dengan akreditasi ini, calon mahasiswa bisa menilai tidak hanya reputasi dan standar akademik, tetapi juga mempersiapkan perencanaan finansial yang tepat selama menempuh pendidikan kedokteran.

Sejarah Jurusan Kedokteran Universitas Brawijaya

Biaya Kedokteran UB

Universitas Brawijaya memulai perjalanan Program Studi Kedokteran Emergensi pada 1999 dengan mengirim dua dokter IGD RSSA Malang untuk mempelajari layanan emergensi modern di Singapore General Hospital. Langkah ini menjadi fondasi pengembangan kedokteran emergensi di Indonesia. Pada 2003, Universitas Brawijaya secara resmi membuka Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PS PDS-1) Ilmu Kedokteran Emergensi.

Dalam perjalanannya, program studi ini menghadapi berbagai tantangan regulasi. Pada 2010–2012, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menilai penyelenggaraan program belum memenuhi ketentuan yang berlaku dan menawarkan opsi penyesuaian status program. Universitas Brawijaya tetap melanjutkan perjuangan dengan mengajukan kembali pendirian PDS Kedokteran Emergensi kepada KKI dan Kementerian Kesehatan pada 2013–2014, hingga akhirnya memperoleh rekomendasi resmi dari Kementerian Kesehatan.

Tahun 2016 menjadi titik balik penting. Ikatan Dokter Indonesia mengakui PERDAMSI sebagai organisasi profesi dokter spesialis emergensi, sementara Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia melakukan visitasi ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pada tahun yang sama, Kongres I PERDAMSI menetapkan kepengurusan nasional dan Konferensi MKKI menyusun kurikulum serta standar kompetensi nasional kedokteran emergensi. Selanjutnya, PB IDI mengesahkan Kolegium Kedokteran Emergensi Indonesia pada 2017 dan memperkuat standar pendidikan melalui harmonisasi regulasi pada 2018–2019.

Setelah melalui penyesuaian sistem DIKTI pada 2020–2021, Universitas Brawijaya akhirnya meraih pengakuan resmi. Pada 31 Agustus 2022, LAM-PTKes menerbitkan Surat Keputusan pendirian Program Studi Kedokteran Emergensi Universitas Brawijaya, sekaligus menandai babak baru pendidikan spesialis emergensi di Indonesia.

Baca juga: Daya Tampung IPB untuk SNBP & SNBT 2026, dan Keketatan Tahun 2025

Visi Misi Jurusan Kedokteran UB

Visi

Menjadi Program Studi Pendidikan Kedokteran Terkemuka yang Bertaraf Internasional dan Berjiwa Entrepreneur untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan di bidang kedokteran yang terkemuka, bertaraf internasional dan berjiwa entrepreneur untuk membangun masa depan bangsa dengan dilandasi nilai-nilai universal.
  2. Mengembangkan penelitian di bidang kedokteran terkini yang berbasis biomedik dan emergensi medisin, mempublikasikan hasilnya serta dimanfaatkan untuk pendidikan dan pengabdian masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat di bidang kedokteran untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  4. Menjalin dan meningkatkan mutu kerjasama baik di tingkat nasional maupun internasional.

Biaya Kedokteran UB

Kuliah Kedokteran di Universitas Brawijaya akan membutuhkan biaya yang bervariasi, tergantung jalur masuk, besaran UKT, serta komponen biaya pendidikan lainnya.

1.    Uang Kuliah Tunggal (UKT) Jurusan Kedokteran

UKT adalah biaya pendidikan yang dibayarkan setiap semester sesuai kelompok yang ditetapkan universitas. Untuk pembagiannya antara lain:

  • Kelompok I: 500.000
  • Kelompok II: 1.000.000
  • Kelompok III: 8.870.000
  • Kelompok IV: 19.160.000
  • Kelompok V: 20.305.000
  • Kelompok VI: 23.450.000
  • Kelompok VII: 23.800.000
  • Kelompok VIII: 24.000.000

2.    Iuran Pengembangan Institusi (IPI)

IPI merupakan biaya yang dibayarkan satu kali oleh mahasiswa pada saat awal masuk kuliah, di luar UKT, dan digunakan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Untuk rincian IPI setiap mahasiswa antara lain:

  • Kelompok IV: 150.000.000
  • Kelompok V: 165.000.000
  • Kelompok VI: 175.000.000
  • Kelompok VII: 200.000.000
  • Kelompok VIII: 225.000.000

Baca juga: IUP Universitas Negeri Malang Dibuka Sampai Gelombang 3! Apa Saja Program Studinya?

Kerja Sama Kedokteran Universitas Brawijaya

Program Kedokteran Universitas Brawijaya membangun kerja sama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa mitra internasional di antaranya adalah:

  • La Sapienza University of Rome, Italy;
  • National Taiwan University Hospital (NTUH) Yunlin Branch, Taiwan;
  • University of Miyazaki, Japan;
  • Woman and Children Hospital, University of Adelaide;
  • Deutsche Cleft Kinder Hilfe e.V., Freiburg, Germany;
  • University of South Australia, Adelaide;
  • Ludwig-Maximilians Munchen (LMU), Munich, Germany;
  • Gifu University, Japan;
  • Saga University, Japan; dan lain-lain.

Untuk partner atau kerja sama kedokteran UB dalam negeri di antaranya:

  • Rumah Sakit Universitas Brawijaya, Malang;
  • Lembaga Biologi Eijkman, Jakarta;
  • PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk.;
  • Laboratorium Panglima Sudirman, Malang;
  • Rumah Sakit Baptis Batu, Malang;
  • PT Prodia Widyahusada, Tbk.;
  • RSUD Matodirdjo Pamekasan Madura, Jawa Timur;
  • RSUD dr. Soebandi – FK Universitas Jember;
  • Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta; dan lain-lain.

Jadi memutuskan lanjut kuliah kedokteran di Universitas Brawijaya harus mempertimbangkan banyak hal termasuk biaya kuliahnya. Bagaimana, sudah mantap lanjut di kedokteran UB?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus PTNKedokteranBimbel KedinasanIUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.