{"id":11881,"date":"2019-10-29T04:31:26","date_gmt":"2019-10-28T21:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=11881"},"modified":"2019-10-29T04:31:26","modified_gmt":"2019-10-28T21:31:26","slug":"pendaftaran-ipdn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/pendaftaran-ipdn\/","title":{"rendered":"Pendaftaran IPDN dan Beberapa Hal yang Harus Diketahui Sejak Awal"},"content":{"rendered":"\n<p>Institut Pemerintahan\nDalam Negeri atau IPDN adalah adalah perguruan tinggi kedinasan yang berada\nsecara langsung di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Perguruan\ntinggi ini adalah lembaga pendidikan yang secara khusus dibuat untuk mempersiapkan\nkader terbaik guna mengisi banyak pos di bidang pemerintahan, baik pemerintahan\ndaerah hingga pemerintahan pusat. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap tahun, dalam\npendaftaran IPDN cukup banyak lulusan SMA\/K dan sederajat yang mendaftar untuk\nmenjadi kader pemerintahan di masa depan. Mereka akan ditempa sedemikian rupa\nuntuk bisa menjadi kader terbaik bangsa guna meningkatkan kualitas pemerintahan\ndi masa yang akan datang untuk bersaing dengan dunia baru yang semakin beragam.\n<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Singkat IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Penyelenggaraan proses\npendaftaran IPDN di lingkungan kementerian dalam negeri melalui proses yang\ncukup panjang dan cukup berliku. Rintisan dari IPDN sebenarnya sudah ada sejak\nzaman pemerintahan Belanda. <\/p>\n\n\n\n<p>Perintisan dari IPDN\nberawal dari tahun 1920. Pada tahun ini terbentuk sebuah sekolah pamong praja\nyang digunakan untuk menghasilkan tenaga yang cakap guna mengisi bagian penting\ndalam pemerintahan dan mengurus seluruh keperluan pemerintah dari daerah hingga\npusat dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah tersebut didirikan\ndengan nama OSVIA dan MOSVIA. Berbeda dengan pendaftaran IPDN sekarang yang\nlulusannya bekerja di kementerian dalam negeri untuk bekerja pada pemerintahan\nIndonesia, dulu lulusan dari OSVIA dan MOSVIA akan bekerja untuk pemerintahan\nHindia Belanda guna melanggengkan kekuasaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, perkembangan\nIPDN berlanjut pada zaman setelah kemerdekaan. Tepatnya sekitar tahun 1956,\ndidirikan sekolah pamong praja dengan nama APDN atau Akademi Pemerintahan Dalam\nNegeri. APDN ini didirikan di Malang dengan direktur pertama dr. Raspio Woerjadiningrat.<\/p>\n\n\n\n<p>APDN Malang berkembang\npesat dan menjadi sekolah pamong praja yang memberikan kader terbaik mereka\nuntuk mengisi beberapa posisi di bagian pemerintahan. Setelah itu, dikarenakan\nadanya kebutuhan tenaga kader aparatur negara di tiap daerah, mulai tahun 1965,\nmulai didirikan APDN di berbagai daerah di nusantara.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga tahun tersebut,\ntelah berdiri banyak APDN di seluruh nusantara. Tercatat ada 20 APDN di seluruh\nIndonesia yang menjadi sumber dari kader terbaik untuk mengisi pos-pos aparatur\nnegara yang dibutuhkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Nama IPDN sendiri muncul\nsekitar tahun 2003. Beberapa tahun sebelum kemunculan nama IPDN, ada usaha dari\nbeberapa pihak untuk melebur STPDN ke dalam IIP. Proses peleburan ini\ndimaksudkan untuk proses integrasi sehingga pendidikan pamong praja akan lebih\nmemiliki konsep yang baik dan memberikan lulusan terbaik untuk mengisi berbagai\npos tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lokasi Kampus IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah melalui proses\nyang panjang, kini lokasi kampus IPDN ditentukan dan terpusat. Adapun lokasi\ndari kampus institut pamong praja pendaftaran IPDN ini adalah di kawasan\nJatinangor. Alamat lengkap dari IPDN adalah Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Lokasi ini menempati lahan\nyang cukup luas guna membangun sarana dan prasarana yang menunjang baik proses\npendaftaran IPDN hingga proses belajar mengajar hingga selesai. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ragam Jurusan di IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam proses pendaftaran\nIPDN, calon mahasiswa akan mendapatkan informasi mengenai beberapa jurusan yang\ndisediakan oleh IPDN. Secara khusus, IPDN memang memberikan beberapa pilihan\njurusan untuk mereka yang ingin melanjutkan studi mereka di kampus pamong praja\nini.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu, mengetahui tentang\nbeberapa jurusan di IPDN merupakan hal penting agar calon mahasiswa bisa\nmempertimbangkan jurusan mana yang terbaik untuk dipilih pada saat pendaftaran\nIPDN. Selain itu, pemahaman ini juga akan menghilangkan stigma salah jurusan\nyang biasanya cukup sering muncul setelah proses pendaftaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun beberapa fakultas\ndan program studi yang tersedia dalam proses pendaftaran IPDN adalah sebagai\nberikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Politik pemerintahan \u2013 S1<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu\njurusan yang ada di IPDN adalah politik pemerintahan. Jurusan ini memiliki\njenjang hingga S1 untuk setiap mahasiswa yang memilihnya. Nah, untuk tingkat S1\nini, mahasiswa akan diarahkan pada program studi kebijakan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Program studi\nini akan membahas hal apa saja terkait kebijakan yang dijalankan dalam roda\npemerintahan. Dalam pendaftaran IPDN, Anda bisa melihat bahwa program studi\nkebijakan pemerintahan memiliki akreditasi B.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Politik Pemerintahan \u2013 D4<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun\nsama-sama politik pemerintahan, namun poin kedua ini menunjukkan jenjang\npendidikan yang berbeda. Politik pemerintahan pada poin ini menggunakan jenjang\nD4 untuk setiap lulusannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu,\nprogram studi yang ditawarkan pada jurusan ini pun juga memiliki perbedaan.\nDalam jurusan ini, Anda bisa melihat dua pilihan program studi saat proses\npendaftaran IPDN, yakni pembangunan pemberdayaan dan politik pemerintahan.\nKedua program studi ini mendapatkan akreditasi B dari pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Manajemen Pemerintahan \u2013 S1<\/h3>\n\n\n\n<p>Jurusan ketiga\nyang bisa dipilih dalam proses pendaftaran IPDN adalah manajemen pemerintahan.\nJurusan ini memiliki jenjang S1 untuk setiap program studi yang ditawarkan. Ada\nbeberapa program studi yang mengisi jurusan ini untuk dipertimbangkan pada\npendaftar.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun program\nstudi berikut akreditasi yang ditawarkan adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Manajemen pembangunan dengan akreditasi B<\/li><li>Manajemen sumber daya manusia dengan akreditasi B<\/li><li>Manajemen keuangan dengan akreditasi C<\/li><li>Manajemen pemerintahan dengan akreditasi C.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Manajemen Pemerintahan \u2013 D4<\/h3>\n\n\n\n<p>Jurusan lain\nyang bisa dipilih saat pendaftaran IPDN adalah manajemen pemerintahan dengan\njenjang pendidikan D4. Dalam hal ini, ada beberapa program studi yang menjadi\ntawaran dari IPDN. Adapun beberapa pilihan program studi tersebut termasuk\nakreditasi yang dimiliki adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Keuangan daerah dengan akreditasi B<\/li><li>Administrasi kependudukan dan catatan sipil\ndengan akreditasi B<\/li><li>Manajemen sumber daya aparatur dengan akreditasi\nB.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Beberapa poin di atas\nmenunjukkan adanya variasi dari jurusan dan program studi yang ditawarkan dalam\nproses pendaftaran IPDN. Tentu, perlu pertimbangan yang masak untuk memilih\nmana jurusan yang tepat agar proses pendidikan bisa dilalui dengan lancar\nsesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing pendaftar. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prospek Lulusan IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>IPDN menjadi salah satu\nsekolah tinggi yang memiliki tingkat persaingan yang cukup ketat. Setiap tahun,\ncukup banyak lulusan SMA\/K dan sederajat yang memenuhi slot pendaftaran IPDN.\nHal ini salah satunya dikarenakan adanya hubungan kedinasan dari pihak IPDN\ndengan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, lulusan\nIPDN akan diproyeksikan mengisi beberapa instansi, terutama yang ada di bawah\nkementerian dalam negeri. Tentu, menjadi ASN menjadi salah satu mimpi yang\nrealistis untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana dengan\ngaji lulusan IPDN di instansi pemerintahan tersebut? Terkait gaji, tentu tidak\nbisa dipastikan berapa besaran yang diperoleh. Hal ini dikarenakan besaran gaji\npara lulusan IPDN akan ditentukan di mana instansi tempat ia bekerja. Selain\nitu, apa posisi dari lulusan tersebut dalam instansi yang dimaksud. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tentu saja, secara\numum, gaji para lulusan IPDN bisa dikatakan cukup tinggi. Hal ini mengacu pada\nperaturan pemerintah terkait besaran gaji para ASN, terutama yang bertugas di kementerian\ndalam negeri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seluk-Beluk Tentang\nPendaftaran IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Adanya prospek yang cerah\nmengenai lulusan dari IPDN membuat pendaftaran IPDN senantiasa penuh oleh\nmereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi mereka di bidang pemerintahan.\nAkan tetapi, tentu cukup banyak syarat masuk IPDN yang harus dipenuhi oleh\nmereka yang ingin mendaftar. <\/p>\n\n\n\n<p>Diambil dari berita\nmengenai SPCP IPDN, ada cukup banyak syarat yang dibebankan untuk dipenuhi\ndalam proses pendaftaran IPDN, seperti: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persyaratan Umum<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Warga\n     Negara Indonesia (WNI).<\/li><li>Berusia\n     minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per tanggal 1 Agustus 2022.<\/li><li>Tinggi\n     badan minimal 160 cm (pria) dan minimal 155 cm (wanita).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, dalam proses pendaftaran IPDN juga terdapat beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Adapun beberapa persyaratan administrasi yang dimaksud adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Memiliki\n     ijazah paling rendah SMA atau MA termasuk lulusan Paket C, bagi lulusan\n     tahun 2019 s.d 2022, dengan ketentuan: Nilai rata-rata Ijazah minimal\n     70,00 untuk nilai rata-rata rapor dan Nilai Ujian Sekolah; dan Nilai\n     rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat minimal\n     65,00 untuk nilai rata-rata rapor dan Nilai Ujian Sekolah.<\/li><li>Memiliki\n     e-KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi\n     yang belum memiliki e-KTP.<\/li><li>Berdomisili\n     minimal 1 tahun di provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada\n     tanggal awal pendaftaran yang dibuktikan dengan KTP, KK, dan Surat Pindah\n     (bagi yang pindah tempat tinggal) serta dokumen lain yang berhubungan\n     dengan domisili. Jika terbukti melakukan duplikasi\/pemalsuan\/rekayasa\n     keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.<\/li><li>Surat\n     Keterangan kelas XII SMA\/MA yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau\n     pejabat yang berwenang dan dicap\/distempel basah, bagi siswa SMA\/MA\n     lulusan tahun ajaran 2021\/2022.<\/li><li>Surat\n     Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang\n     ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten\/Kota\n     masing-masing dan mengetahui Ketua\/Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).<\/li><li>Pakta\n     Integritas.<\/li><li>Surat\n     Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara\n     Polri\/BNN Provinsi\/Kabupaten\/Kota.<\/li><li>Surat\n     Keterangan Tidak Buta Warna yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit\n     Pemerintah\/Swasta.<\/li><li>Alamat&nbsp;<em>e-mail<\/em>&nbsp;yang aktif.<\/li><li>Pas\n     foto berwarna ukuran 4\u00d76 cm menghadap ke depan, tidak memakai kacamata,\n     serta mengenakan kemeja lengan panjang putih polos dengan latar belakang\n     merah.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Beberapa persyaratan\nadministrasi tersebut harus dipenuhi saat proses pendaftaran IPDN guna\nmelancarkan tahapan penerimaan calon mahasiswa. Selain itu, adapun salah satu\nsyarat lain yang harus dipahami oleh para pendaftar IPDN adalah persyaratan\nkhusus. Ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh para\npendaftar, diantaranya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tidak sedang terancam hukuman pidana atau\nmenjalani hukuman karena melakukan tindakan kejahatan<\/li><li>Tidak bertindik atau memiliki bekas tindik di\ntelinga atau di bagian tubuh lainnya bagi pria, kecuali dengan alasan adat<\/li><li>Tidak memiliki tato atau bekas tato<\/li><li>Tidak menggunakan lensa kontak atau kacamata<\/li><li>Belum pernah menikah dan belum pernah melahirkan\nbagi pendaftar wanita<\/li><li>Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN\ndengan tidak hormat<\/li><li>Sanggup untuk tidak menikah selama proses\npendidikan berlangsung<\/li><li>Bersedia diangkat menjadi CPNS atau PNS dan\nditempatkan di berbagai daerah yang ada di Indonesia<\/li><li>Bersedia ditempatkan di tempat atau pusat\npembelajaran IPDN di seluruh Indonesia<\/li><li>Bersedia menaati segala aturan yang sudah\ndiputuskan oleh IPDN<\/li><li>Bersedia diberhentikan sebagai praja IPDN jika\nterbukti melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi atau menjual narkoba,\nmelakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme\ndan melakukan tindakan asusila, termasuk penyimpangan seksual atau LGBT<\/li><li>Bersedia dikembalikan ke daerah asal tanpa biaya\ndari IPDN jika terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen dan tidak\nmemenuhi persyaratan di atas.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tahapan Seleksi dan\nProsedur Pendaftaran IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam proses pendaftaran\nIPDN terdapat beberapa tahapan seleksi yang akan dilakukan. Beberapa tahapan\nseleksi tersebut menjadi penentu dari diterima atau tidaknya pada pendaftar\nyang mengirimkan dokumen pendaftaran ke kampus IPDN.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu, hanya mereka yang\nlolos dan memenuhi persyaratan sesuai dengan tahapan seleksi yang akan diterima\nsebagai praja baru di IPDN. Adapun beberapa tahapan dari seleksi terkait\npendaftaran IPDN adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pendaftaran dengan Sistem Elektronik<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tahapan yang\npertama adalah pendaftaran dengan menggunakan sistem elektronik. Pendaftaran\nini bisa dilakukan di mana saja asalkan ada koneksi untuk membuka website resmi\nyang sudah ditunjuk untuk menyelenggarakan pendaftaran IPDN<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tes Kompetensi Dasar dengan Sistem CAT<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tahapan kedua\nyang harus dilalui dalam proses pendaftaran IPDN adalah tes kompetensi dasar\natau TKD. Tes ini menggunakan sistem computer assisted test atau CAT. Artinya,\nsetiap pendaftar akan melakukan tes TKD tersebut dengan menggunakan komputer\nsecara online.<\/p>\n\n\n\n<p>Tes ini menjadi\nsalah satu penentu dari diterima atau tidaknya pendaftar dalam proses\npendaftaran IPDN. Salah satu fakta yang mencengangkan adalah banyaknya\npendaftar yang gugur dalam proses pendaftaran karena mereka tidak mampu lolos\nuntuk mengerjakan TKD tersebut. Hal ini dikarenakan adanya standard cukup\ntinggi mengenai soal tes IPDN. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tes Kesehatan Daerah<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>IPDN merupakan\nsekolah tinggi dengan sistem semi militer. Dengan dasar ini, maka kesehatan\nmenjadi salah satu hal yang sangat penting dalam proses pendaftaran IPDN. Dalam\nhal ini, para pendaftar akan mengalami tes kesehatan yang akan dilakukan di\ndaerah-daerah yang ditunjuk oleh otoritas IPDN.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tes lanjutan\nyang harus dilakukan dalam proses pendaftaran IPDN adalah tes psikologi,\nintegritas dan kejujuran. Tes ini sangat penting untuk menilai kepribadian dari\ncalon pamong praja yang akan menempuh pendidikan lanjutan di IPDN.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tes Penentuan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tes terakhir\nadalah tes penentuan yang akan dilakukan di kampus pusat IPDN. Dalam hal ini,\nada beberapa tahapan tes lanjutan untuk dilalui guna melalui proses pendaftaran\nIPDN yang cukup panjang. Adapun beberapa bagian dari tes penentuan akhir dalam\npendaftaran untuk menjadi pamong praja IPDN adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Verifikasi faktual dokumen dan administrasi<\/li><li>Tes kesehatan pusat<\/li><li>Tes kesamaptaan <\/li><li>Tes wawancara.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Beberapa tahapan tersebut\nmenjadi menu lanjutan dalam proses pendaftaran IPDN yang harus dilalui oleh\ntiap pendaftar. Jika dilihat, proses seleksi untuk masuk ke IPDN memang cukup\nrumit dan panjang. Selain itu, hanya mereka yang bisa lolos dari seluruh jenis\ntes tersebut sajalah yang bisa diterima sebagai mahasiswa IPDN yang baru untuk\nmendapatkan pendidikan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadwal Pendaftaran IPDN Tahun 2022<\/h2>\n\n\n\n<table class=\"wp-block-table\"><tbody><tr><td>\n  <strong>No<\/strong>.\n  <\/td><td>\n  <strong>Uraian Kegiatan<\/strong>\n  <\/td><td>\n  <strong>Tanggal<\/strong>\n  <\/td><td>\n  <strong>Keterangan<\/strong>\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  1.\n  <\/td><td>\n  Mendaftar\n  secara&nbsp;<em>online&nbsp;<\/em>di portal SSCASN BKN.\n  <\/td><td>\n  9 \u2013 30 April 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  2.\n  <\/td><td>\n  Membuat akun SSCASN\n  Sekolah Kedinasan tahun 2022.\n  <\/td><td>\n  9 \u2013 30 April 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  3.\n  <\/td><td>\n  <em>Login&nbsp;<\/em>ke SSCASN Sekolah\n  Kedinasan dengan menggunakan NIK dan&nbsp;<em>password&nbsp;<\/em>yang\n  telah didaftarkan.\n  <\/td><td>\n  9 \u2013 30 April 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  4.\n  <\/td><td>\n  Memilih Sekolah\n  Kedinasan dan mengisi biodata serta mengunggah dokumen persyaratan\n  administrasi SPCP IPDN.\n  <\/td><td>\n  9 \u2013 30 April 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  5.\n  <\/td><td>\n  Menyelesaikan\n  pendaftaran dengan mengecek&nbsp;<em>resume&nbsp;<\/em>dan\n  mencetak bukti pendaftaran.\n  <\/td><td>\n  9 \u2013 30 April 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  6.\n  <\/td><td>\n  Verifikasi dokumen\n  persyaratan administrasi pendaftaran yang telah diunggah.\n  <\/td><td>\n  10 April \u2013 8 Mei\n  2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  7.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman\n  verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran.\n  <\/td><td>\n  10 Mei 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/ dan laman https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  8.\n  <\/td><td>\n  Pelamar yang\n  memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran\n  melakukan pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai kode&nbsp;<em>billing<\/em>.\n  <\/td><td>\n  15 \u2013 23 Mei 2022\n  <\/td><td>\n  Bank yang ditunjuk\n  oleh BKN.\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  9.\n  <\/td><td>\n  Pelamar yang telah\n  melakukan pembayaran PNBP SKD mencetak kartu ujian melalui akun\n  masing-masing.\n  <\/td><td>\n  18 \u2013 30 Mei 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  10.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman Peserta\n  SKD.\n  <\/td><td>\n  27 Mei 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/ dan laman https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  11.\n  <\/td><td>\n  Pelaksanaan SKD.\n  <\/td><td>\n  30 Mei \u2013 15 Juni\n  2022\n  <\/td><td>\n  Lokasi yang ditunjuk\n  Panitia SPCP IPDN\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  12.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman Hasil SKD\n  <\/td><td>\n  22 Juni 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/dikdin.bkn.go.id\/ dan laman https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  13.\n  <\/td><td>\n  Pelaksanaan Tes\n  Kesehatan Tahap I.\n  <\/td><td>\n  27 \u2013 28 Juni 2022\n  <\/td><td>\n  Rumah Sakit\n  Bhayangkara\/Biddokkes POLDA\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  14.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman Hasil Tes\n  Kesehatan Tahap I.\n  <\/td><td>\n  2 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  15.\n  <\/td><td>\n  Pelaksanaan Tes\n  Psikologi, Integritas, dan Kejujuran.\n  <\/td><td>\n  8 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  16.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman Hasil Tes\n  Psikologi, Integritas, dan Kejujuran.\n  <\/td><td>\n  8 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  laman\n  https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  17.\n  <\/td><td>\n  Pantukhir.<br>\n  \u2013 Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Pendaftaran.<br>\n  \u2013 Tes Kesehatan Tahap II.<br>\n  \u2013 Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan.\n  <\/td><td>\n  12 \u2013 15 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  Rumah Sakit\n  Bhayangkara\/Biddokkes\/POLDA\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  18.\n  <\/td><td>\n  Pengumuman Hasil\n  Pantukhir.\n  <\/td><td>\n  20 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  laman https:\/\/spcp.ipdn.ac.id\/2022\n  <\/td><\/tr><tr><td>\n  19.\n  <\/td><td>\n  Registrasi Calon\n  Praja bertempat di kampus IPDN Jatinangor.\n  <\/td><td>\n  25 \u2013 28 Juli 2022\n  <\/td><td>\n  Kampus IPDN\n  Jatinangor\n  <\/td><\/tr><\/tbody><\/table>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Tentu, selain memahami masa dan pembagian waktu terkait pendaftaran IPDN, ada beberapa syarat yang diperlukan. Beberapa syarat yang dimaksud bisa dilihat pada beberapa poin yang telah dijelaskan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana dengan\nbiaya masuk IPDN? Ini adalah salah satu pertanyaan paling umum yang ditanyakan\npada saat pendaftaran IPDN. Memang, jika dilihat dari fasilitas yang diberikan,\ntampaknya kuliah di IPDN membutuhkan biaya yang mahal. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perlu diketahui\nbahwa dari proses pendaftaran IPDN hingga proses belajar di dalamnya, setiap\npeserta didik tidak dibebankan biaya pendidikan. Hal ini dikarenakan biaya\npendaftaran dan biaya pendidikan sudah disediakan oleh kementerian terkait.\nJika ada biaya yang dibutuhkan selama pendidikan, maka biaya tersebut\nsebenarnya merupakan tambahan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Adanya bebas biaya\npendidikan juga menjadi salah satu faktor kenapa IPDN tetap menjadi salah satu\nsekolah tinggi yang diminati. Nah, demikian beberapa ulasan terkait proses\npendaftaran IPDN, termasuk beberapa syarat yang harus dilakukan. Jika Anda\nberminat untuk bergabung dengan IPDN, siapkan mental Anda sejak dini!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN adalah adalah perguruan tinggi kedinasan yang berada secara langsung di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Perguruan tinggi ini adalah lembaga pendidikan yang secara khusus dibuat untuk mempersiapkan kader terbaik guna mengisi banyak pos di bidang pemerintahan, baik pemerintahan daerah hingga pemerintahan pusat. Setiap tahun, dalam pendaftaran IPDN cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[15],"class_list":{"0":"post-11881","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-blog","7":"category-kedinasan","8":"tag-ipdn"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11881","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11881"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11881\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11881"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11881"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11881"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}