{"id":12494,"date":"2019-11-12T06:41:01","date_gmt":"2019-11-11T23:41:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=12494"},"modified":"2019-11-12T06:41:01","modified_gmt":"2019-11-11T23:41:01","slug":"materi-twk-lengkap-untuk-hadapi-tes-cpns-dan-lulus-passing-grade","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/materi-twk-lengkap-untuk-hadapi-tes-cpns-dan-lulus-passing-grade\/","title":{"rendered":"Materi TWK Lengkap Untuk Hadapi Tes CPNS dan Lulus Passing Grade"},"content":{"rendered":"\n<p>Tes wawasan kebangsaan atau yang dikenal dengan nama TWK ini merupakan salah satu bagian dari tes seleksi penerimaan <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-cpns\/\">CPNS<\/a>. Soal materi\u00a0 TWK ini untuk mengukur kemampuan peserta seleksi tentang pengetahuannya dalam mengimplementasikan 4 pilar yaitu Kebangsaan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK ini merupakan salah satu bagian yang\ncukup sulit dan banyak yang gagal untuk mencapai passing grade.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena terlalu\nbanyaknya materi yang harus dipelajari, dihafalkan pada tes wawasan\nkebangasaan. Apalagi passing grade yang menjadi nilai minimal terbilang cukup\ntinggi dan sulit ditempuh. Tidak heran banyak yang mengalami kegagalan saat\nmelaksanakan tes TWK tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk dapat mencapai\npassing grade tentunya Anda harus mempersiapkan diri dengan mempelajari materinya\ndengan matang. Berikut penjelasan tentang apa saja materi&nbsp; TWK yang bisa menjadi sumber belajar Anda\nsebelum menghadapi tes CPNS.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Sistem      Pemerintahan Indonesia Baik Sebelum dan Sesudah UUD Dasar 1945 Diamandemen<\/h2>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK yang pertama berkaitan dengan sistem\npemerintahan suatu negara. Sistem Pemerintahan atau sistem tata negara memiliki\ntujuan yang tidak lain untuk menjaga kestabilan suatu negara. Di dunia terdapat\nberbagai macam sistem pemerintahan yang memiliki kelebihan dan kekurangannya serta\nkarakteristiknya yang berbeda yang diterapkan sesuai kondisi negara\nmasing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem\npemerintahan dibedakan menjadi 6 yaitu parlementer, presidensial, komunis,\nliberal, demokrasi liberal, dan semipresidensi. Sistem pemerintahan merupakan\ncara pemerintah suatu negara mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan\ntatanan negaranya. <\/p>\n\n\n\n<p>Secara luas\nsistem pemerintahan dapat diartikan sebagai sistem yang menjaga tingkah laku\nkaum minoritas dan mayoritas, kestabilan masyarakat, fondasi pemerintahan,\nekonomi, kekuatan politik, keamanan sehingga menjadi sistem pemerintahan yang <em>continue <\/em>dan demokrasi dimana masyarakat\nbisa ikut andil dalam pembangunan sistem tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Pokok-pokok sistem\npemerintahan Indonesia berdasarkan UUD 45 sebelum amandemen dituangkan dalam\npenjelasan UUD 45 tentang 7 pokok sistem pemerintahan negara yaitu sebagai\nberikut;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Indonesia merupakan suatu\nnegara yang berdasar atas hukum<\/li><li>Sistem konstitusional<\/li><li>Kekuasaan kepala negara\ntidak tak terbatas<\/li><li>Kekuasaan tertinggi negara\nada di tangan MPR<\/li><li>Presiden tidak\nbertanggungjawab kepada DPR<\/li><li>Menteri negara merupakan pembantu presiden dan menteri negara\ntidak bertanggungjawab terhadap DPR<\/li><li>Presiden merupakan\npenyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi di bawah MPR.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Ketujuh pokok\nsistem pemerintahan di atas dilaksanakan selama masa orde baru dengan sistem pemerintahan\npresidensial menurut UUD 45. Ciri dari sistem pemerintahan tersebut adalah\nadanya kekuasaan yang sangat tinggi bagi lembaga kepresidenan. <\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki masa\nreformasi, bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang\nlebih baik dari sebelumnya. Pemerintah konstitusi memiliki ciri bahwa pemerintah\nkonstitusi negara harus mencakup dua hal.&nbsp;\n<\/p>\n\n\n\n<p>Ciri yang\npertama, adanya jaminan terhadap hak warga negara dan hak asasi manusia. Ciri\nyang kedua adalah adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan. Selain memahami\nsistem pemerintahan sebelum amandemen UUD 45 yang menjadi materi&nbsp; TWK ini juga perlu pelajari sistem\npemerintahan setelah amandemen.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah UUD\ndiamandemen ada beberapa perbedaan yang mendasar yaitu sebagai berikut ;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Bentuk pemerintahan menjadi republik sedangkan sistem pemerintahan presidensial<\/li><li>Kekuasaan Yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung beserta badan peradilan yang ada di bawahnya<\/li><li>Bentuk negara kesatuan dengan prinsip adanya otonomi daerah yang luas.<\/li><li>Presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Presiden berperan sebagai kepada negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan<\/li><li>Menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab secara langsung terhadap presiden<\/li><li>Parlemen terdiri dari dua bagian, yaitu DPD dan DPR. Anggota DPP dan DPR adalah anggota MPR. DPR memiliki kekuasaan legislatif serta kekuasaan untuk mengawasi jalannya pemerintahan. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Proses      Terbentuknya Suatu Negara<\/h2>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK yang kedua adalah tentang proses\nterbentuknya suatu negara. Anda harus tahu dan memahami bagaimana suatu negara\nitu dapat terbentuk.Terbentuknya suatu negara tentu tidaklah mudah dan serta\nmerta, melainkan dengan beberapa proses, baik dari segi konsep, teori maupun\nbeberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menciptakan suatu negara. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengupas\nmateri&nbsp; TWK yang kedua ini, akan dimulai\ndari memahami apa itu yang disebut dengan negara, syarat berdirinya suatu\nnegara dan proses terbentuknya. Simak baik-baik penjelasan di bawah ini ya!<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Pengertian Negara<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK ini sudah Anda pelajari sejak duduk\ndibangku SD bukan? Kali ini hanya mengupas sedikit untuk menajamkan ingatan\nAnda. Negara dapat diartikan sebagai suatu organisasi tertinggi diantara satu\nkelompok dalam lapisan masyarakat. Negara memiliki cita-cita yang luhur dan\nagung, cita-cita untuk dapat bersatu, hidup di suatu daerah tertentu dengan\npemerintah yang berdaulat. <\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum\nnegara dapat diartikan sebagai sekumpulan orang yang menempati suatu wilayah\ntertentu serta diorganisasi oleh pemerintahan negara yang sah yang memiliki\nkedaulatan. Secara literal istilah negara itu sendiri berasal dari kata asing\nyaitu state ( bahasa inggris) dan statum ( bahasa latin) yang memiliki makna\nkeadaan yang tegak dan tetap atau sesuatu yang memiliki sifat-sifat tegak dan\ntetap. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Syarat Berdirinya Negara<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK yang satu ini merupakan salah satu soal TWK\nyang sering muncul dan wajib Anda bisa menjawabnya dengan tepat. Jangan sampai\nmateri&nbsp; TWK yang cukup mudah ini tidak\ndapat Anda taklukkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Suatu negara\ndikatakan sah apabila memenuhi empat syarat yaitu memiliki rakyat, memiliki wilayah,\nmemiliki pemerintah dan mendapat pengakuan dari negara lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika salah satu\ndari keempat syarat tersebut tidak dimiliki maka belum bisa dikatakan sebagai\nsuatu negara yang sah. Memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki\npemerintahan namun tidak diakui kedaulatannya oleh negara lain misalnya, tetap\nbelum bisa dikatakan sebagai suatu negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu juga\nsebaliknya, mendapat pengakuan dari negara lain namun tidak memenuhi ketiga syarat\nyang lain sama saja belum bisa dianggap sebagai suatu negara. <\/p>\n\n\n\n<p>Proses terbentuknya\nsuatu negara dibedakan menjadi tiga proses yaitu secara primer, secara sekunder\ndan secara teoritis. <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Secara Primer<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dikatakan\nsecara primer yaitu terbentuknya suatu negara diawali dari adanya keluarga yang\nmemiliki kebutuhan masing-masing kemudian melakukan evolusi ke tingkat yang\nlebih kompleks dari sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Secara primer\nterbentuknya suatu negara terjadi secara bertahap dan tidak ada hubungannya\ndengan negara yang telah ada sebelumnya. Adapun tahap-tahap secara primer\nterjadi ke dalam empat tahapan yaitu dimulai dari adanya persekutuan\nmasyarakat, kemudian berkembang menjadi sebuah kerajaan, dan berkembang lagi\nmenjadi sebuah negara kemudian menjadi negara yang demokratis. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Secara Sekunder<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Secara sekunder\nlebih pada pendekatan fakta dan kenyataan. Jika pada proses primer dikatakan\nterjadinya suatu negara tidak ada hubungan dengan negara yang telah ada\nsebelumnya, berbeda dengan proses sekunder yang menyebutkan bahwa terjadinya\nsuatu negara ada hubungannya dengan negara yang telah ada sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat\nbeberapa macam dari asal mula terbentuknya suatu negara secara sekunder yaitu\ndimulai dari proklamasi, separatis, penguasaan, pembentukan baru, pencarian,\npenyerahan, peleburan, serta pendudukan dan pendudukan atas wilayah yang belum\nmemiliki pemerintahan sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Secara Teoritis<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam\nmateri&nbsp; TWK terbentuknya suatu negara\nsecara teoritis ini menyebutkan ada beberapa teori yang menjadi proses\nterbentuknya suatu negara yaitu teori kontak sosial, teori kekuatan, teori\nketuhanan, teori historis, teori organis, teori hukum alam serta teori\nkedaulatan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Peristiwa      Penting Menjelang Proklamasi Kemerdekaan<\/h2>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK ini tentu saja sudah Anda pelajari sejak\nmasih belajar di bangku sekolah dasar. Sehingga sebagian besar materi dalam\npoin ini pastinya sudah Anda pahami. Apalagi bagi Anda yang memang menyukai\ncerita sejarah, tentu pengetahuan tentang berbagai peristiwa menjelang\nproklamasi sudah sangat hafal dan paham. <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Jepang Menyerah Tanpa Syarat Kepada Sekutu<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Menjelang\nproklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus tahun 1945,\npada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Kota Hiroshima.\nTiga hari setelah itu, Amerika kembali menjatuhkan bom atomnya untuk\nmemporak-porandakan Kota Nagasaki. <\/p>\n\n\n\n<p>Akibat dari\nperistiwa ini terdapat banyak sekali korban jiwa serta kehancuran berbagai\ninfrastruktur sipil dan kemiliteran Jepang. Peristiwa ini menyudutkan posisi\nJepang dan benar-benar melemahkan Jepang, Akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1945\nJepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. <\/p>\n\n\n\n<p>Berita\nkekalahan Jepang terhadap Sekutu terdengar oleh kaum pergerakan Indonesia.\nBerita tersebut menjadi salah satu pemicu bangsa Indonesia untuk segera\nmemproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada sidang\nistimewa Teikoku Ginkai yang ke-85 dan dilaksanakan pada tanggal 7 September\n1945 di Kota Tokyo, perdana menteri Koiso mengumumkan bahwa daerah Hindia Timur\natau Bangasa Indonesia diperkenankan untuk merdeka di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini\ndilatarbelakangi oleh semakin terdesaknya posisi Jepang akibat serangan dari\nsekutu. Terlebih akibat jatuhnya Kepulauan Saipan ke tangan Amerika. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa\nperistiwa sejarah yang terjadi sebelum pada akhirnya Jepang menyerah tanpa\nsyarat kepada sekutu yang memberikan peluang besar dalam kemerdekaan RI, yaitu\nsebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tanggal 1\nMaret 1945, Letnal Kumakici Harada mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik\nUsaha-Usaha Panitia Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI) atau dalam bahasa Jepangnya\nDokuritsu Junbi Cosakai. <\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian pada\ntanggal 7 Agustus 1945, Jenderal Terauci selaku Panglima Tentara Umum Selatan\nmeresmikan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau\ndalam bahasa jepangnya disebut Dokuritsu Junbi Inkai. Dengan dibentuknya badan\nterbaru inilah BPUPKI resmi dibubarkan serta terpilihnya Bung Karno sebagai\nketua dan Bung Hatta sebagai wakil ketua. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Peristiwa Rengasdengklok<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Melalui\ninformasi radio BBC, Chaerul Saleh, Darwis, Wikana, dan Sutan Syahrir mendengar\nberita menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu. Hal ini dianggap sebagai\nkesempatan baik untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Golongan muda\nmendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan Bangsa Indonesia. Namun\ngolongan tua seperti Bung Karno dan Bung Hatta tidak menyetujuinya karena tidak\ningin terburu-buru dalam mengambil keputusan dan ingin agar kemerdekaan bangsa\nIndonesia tetap sesuai mekanisme PPKI.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan alasan\nbahwa kekuasaan Jepang belum diambil alih dari Indonesia. Dikhawatirkan akan&nbsp; adanya pertumpahan darah saat dilaksanakan\nproklamasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut\ngolongan muda saat itulah menjadi saat terbaik untuk segera memproklamirkan\nkemerdekaan RI karena sedang terjadi kekosongan kekuasaan. Akibat perbedaan\npendapat antara golongan tua dan golongan muda inilah yang menjadi latar\nbelakang terjadinya peristiwa rengasdengklok.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Perumusan Teks Proklamasi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Peristiwa\nrengasdengklok mengubah pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta. Mereka kemudian\nmenyetujui bahwa proklamasi kemerdekaan RI memang harus segera dilaksanakan.\nKemudian dilakukanlah rapat yang membahas persiapan proklamasi di rumah\nLaksamana Muda Maeda. Dari rapat itulah teks proklamasi disusun.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan\npembacaan teks proklamasi yang pertama kali dilaksanakan pada tanggal 17\nAgustus 1945 pada Hari Jumat di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Acara\nyang disusun dalam upacara tersebut antara lain pembacaan teks proklamasi\nkemerdekaan RI oleh Bung Karno, pengibaran Bendera Sang Merah Putih. <\/p>\n\n\n\n<p>Setelah\nmelewati perjuangan panjang dan pertumpahan darah dari darah juang para\npahlawan akhirnya Indonesia merdeka. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Nama-Nama      Pahlawan Indonesia yang Berpengaruh dalam Kemerdekaan RI dan Terkenang      dalam Sejarah<\/h2>\n\n\n\n<p>Materi TWK yang\nkeempat yang perlu Anda ketahui untuk dapat menjawab soal TWK dengan baik\nadalah tentang nama-nama pahlawan bangsa Indonesia. Ada banyak sekali nama\npahlawan Indonesia yang berperan besar dalam kemerdekaan RI. Nama pahlawan\nselalu harum sepanjang masa karena mereka adalah orang-orang yang berjasa\nsangat besar untuk kemerdekaan bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Materi&nbsp; TWK yang berkaitan tentang nama-nama pahlawan\nbangsa tentu sudah banyak yang Anda paham. Untuk lebih jelasnya berikut\nbeberapa tokoh RI sebagai pahlawan nasional yang berpengaruh besar terhadap\nkemerdekaan bangsa Indonesia;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ir Soekarno<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Salah satu\nnama pahlawan yang paling diingat adalah nama dari Presiden pertama Republik\nIndonesia, siapa lagi kalau bukan Ir. Soekarno atau yang lebih akrab dipanggil\nBung Karno. Bung Karno lahir di di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901 dan\nmeninggal di Jakarta pada tanggal 21 Juni 1970.<\/p>\n\n\n\n<p>Bung Karno\nmenjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dari tahun 1945 sampai tahun 1966.\nBung Karno mendapat julukan sebagai Bapak Proklamator. Bung Karno merupakan\norang yang cerdas, politikus dan memahami beberapa bahasa asing. Materi tentang\nBung Karno ini juga menjadi materi&nbsp; TWK\nyang sering muncul dalam soal.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Drs. Moh. Hatta<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Bung Hatta\nlahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada tanggal 12 Agustus 1902 dan\nmeninggal di Jakarta pada tanggal 14 Mei 1980. Bung Hatta bersama Bung Karno\nmemegang peranan penting dalam kemerdekaan Bangsa Indonesia, sehingga namanya\nsudah tidak asing lagi dalam soal-soal sejarah termasuk dalam kisi-kisi\nmateri&nbsp; TWK untuk para calon peserta tes\nCPNS. <\/p>\n\n\n\n<p>Bung Hatta\nmerupakan seorang aktivis sejak muda dan seorang organisator handal. Bung Hatta\nmenempuh pendidikan di Negara Belanda. Selama menjabat sebagai wakil presiden Republik\nIndonesia Bung Hatta sering aktif menulis dan suka berbagi ilmu tentang ilmu\nkeuangan. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Soedirman<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pengetahuan\ntentang pahlawan Jendral Soedirman juga menjadi bahasan yang penting dalam\nmateri&nbsp; TWK yang harus Anda pelajari.\nKarena keharuman namanya, nama Jendral Soedirman diabadikan sebagai nama jalan\nutama di kota-kota besar. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Hasyim Asy\u2019ari<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Meski nama Hasyim\nAsy\u2019ari tidak terlalu dikenal sebagai pahlawan kemerdekaan, pendiri NU ini\nmerupakan orang yang memiliki peran penting dalam kemerdekaan RI. Hasyim Asy\u2019ari\nsebagai tokoh ulama yang banyak memberikan bantuan berupa petuah dan nasihat\nkepada pahlawan RI.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Ki Hajar Dewantara<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam membahas\nmateri&nbsp; TWK yang berkaitan dengan nama\npahlawan Kemerdekaan tidak terlepas dari nama Bapak Pendidikan yaitu Ki Hajar\nDewantara. Ki Hajar Dewantara merupakan aktivis pergerakan kemerdekaan\nIndonesia dan sebagai pelopor pendidikan bagi kaum pribumi. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memajukan\npendidikan pribumi Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa sebagai lembaga\npendidikan yang memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk mengenyam\npendidikan. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>RA. Kartini<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Nama RA.\nKartini selalu harum sepanjang masa, terlebih bagi kaum hawa. RA. Kartini merupakan\npahlawan wanita yang memperjuangkan hal emansipasi wanita agar wanita juga\nberhak mendapatkan pendidikan dengan layak dan tidak ketinggalan dengan kaum\nlaki-laki.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa materi\u00a0 TWK yang harus Anda pelajari dengan matang sebelum menghadapi tes <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-cpns\/\">CPNS<\/a> yang peluang untuk menjadi PNS dengan seleksi yang ketat. Anda juga bisa mencari referensi lain dengan mengetik keyword contoh soal tes wawasan kebangsaan (TWK)pdf dengan memanfaatkan jaringan internet. Selain mempelajari materi\u00a0 TWK Anda juga harus mempelajari materi-materi lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab ada bukan hanya\nmateri&nbsp; TWK saja yang akan Anda\nselesaikan tetapi ada beberapa macam soal yaitu tiu TWK tkp yang wajib Anda\ntuntaskan dengan baik. Selamat belajar dan semangat mendapatkan gelar CPNS. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tes wawasan kebangsaan atau yang dikenal dengan nama TWK ini merupakan salah satu bagian dari tes seleksi penerimaan CPNS. Soal materi\u00a0 TWK ini untuk mengukur kemampuan peserta seleksi tentang pengetahuannya dalam mengimplementasikan 4 pilar yaitu Kebangsaan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Materi&nbsp; TWK ini merupakan salah satu bagian yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11851,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,68,64],"tags":[69,70],"class_list":{"0":"post-12494","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-cpns","9":"category-materi","10":"tag-materi-twk-cpns","11":"tag-twk-cpns"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12494"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12494\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}