{"id":12498,"date":"2019-11-14T07:19:06","date_gmt":"2019-11-14T00:19:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=12498"},"modified":"2019-11-14T07:19:06","modified_gmt":"2019-11-14T00:19:06","slug":"ini-dia-tes-kesemaptaan-dan-tes-kebugaran-jasmani-yang-harus-anda-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/ini-dia-tes-kesemaptaan-dan-tes-kebugaran-jasmani-yang-harus-anda-tahu\/","title":{"rendered":"Ini Dia Tes Kesamaptaan dan Tes Kebugaran Jasmani yang Harus Anda Tahu"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernahkah Anda mendengar\ntes Kesemaptaan? Ya, nama tes ini biasanya ada pada seleksi calon pegawai\nnegeri sipil yang dilakukan oleh pemerintah baik itu Kesemaptaan kemenkumham\nmaupun oleh kementerian lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan tes ini\nsangatlah penting, karena saking pentingnya banyak para eserta yang tidak lolos\nseleksi ada tahap tes Kesemaptaan ini. sebenarnya, tes Kesemaptaan adalah salah\nsatu tahap seleksi yang hampir mirip dengan tes fisik dan kesehatan yang\ndilakukan oleh para peserta CPNS. <\/p>\n\n\n\n<p>Kesemaptaan sendiri\nberasal dari kata Sampata yang memiliki arti <em>ready <\/em>atau bisa juga diartikan sebagai kesiapan fisik. Dalam tes\nKesemaptaan, ada beberapa jenis tes yang dilakukan, dimulai dari <em>sit up, push up, lari, pull up, chinning<\/em>\ndan juga<em> shuttle run. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Adapun untuk kriteria tes\nlari, biasa para peserta akan diminta lari selama 12 menit dengan jarak tempuh\nminimal mencapai 1200 meter. Sedangkan untuk push up, biasanya para peserta\nakan diminta push up untuk laki-laki 35 hingga 40 kali dan wanita 30 sampai 35\nkali dalam waktu 1 menit. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk sit up. Atau suatu\ngerakan duduk kemudian bangun ini digunakan untuk mengetahui ketahanan otot\nperut, para peserta biasanya akan diminta untuk sit up 35-40 kali untuk pria\ndan wanita 30 kali dalam, waktu 1 menit. Sedangkan pull up digunakan untuk\nmengetahui otot lengan dimana kegiatan ini dilakukan 10 kali khusus untuk\nlaki-laki saja. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan shuttle run\nmerupakan lari yang membentuk angka 8. Lari ini menggunakan kecepatan penuh\ndimana peserta harus melewati 2 patok besi dengan jarak kurang lebih 10 meter\ndari titik awalnya. Adapun lari ini harus dilakukan sebanyak 3 kali dimana\nwaktu tercepat akan semakin bagus. Adapun waktu yang diperlukan hanyalah 20\ndetik saja. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tes Kesemaptaan IPDN<\/h2>\n\n\n\n<p>Tes Kesemaptaan ini\nbiasanya dilakukan pada saat seleksi calon Praja IPDN yang dilakukan di\nBatalion Kavaleri untuk TNI AD di masing-masing provinsi. Untuk menghadapi tes\nKesemaptaan ini, maka para peserta harus mempersiapkan hal-hal sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Jangan lupa untuk\n     membawa nomor peserta yang diperoleh pada saat melakukan pendaftaran.<\/li><li>Adapun ketentuan\n     pakaian yang harus digunakan pada saat mengikuti tes Kesemaptaan jasmani ini adalah\n     sebagai berikut:<\/li><li>Menggunakan celana pendek berwarna putih<\/li><li>Menggunakan kaos oblong berwarna putih dengan\nlengan pendek dan tidak berkerah. <\/li><li>Menggunakan sepatu olahraga<\/li><li>Membawa celana renang untuk melaksanakan tes\npostur<\/li><li>Untuk peserta wanita yang berjilbab juga\ndikenakan peraturan yang sama <\/li><li>Pastikan untuk istirahat yang\ncukup dan jangan terlalu banyak gerakan saat melakukan tes agar tidak mudah\nkelelahan.<\/li><li>Jangan lupa menggunakan dopping<\/li><li>Menyediakan biaya untuk tes Kesemaptaan sebanyak Rp. 75.000.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jenis tes Kesemaptaan di\nIPDN<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, tes\nKesemaptaan ini dibagi menjadi dua kelompok yang mana ini merupakan standar\nyang biasanya digunakan untuk tes Kesemaptaan IPDN maupun tes Kesemaptaan\npolri. Berikut ini adalah dua kelompok tes yang biasanya akan diujikan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Tes Kesemaptaan 1<\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk pria:<\/p>\n\n\n\n<p>Pria harus\nlari dengan waktu 12 menit dengan jarak tempuh minimal 1500 m atau setara dengan 6 kali keliling lapangan bola. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk wanita :<\/p>\n\n\n\n<p>Wanita harus berlari dalam\nwaktu 12 menit dengan jarak tempuh minimal 1200 m atau setara dengan 4 kali keliling lapangan bola. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Tes Kesemaptaan 2<\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk pria:<\/p>\n\n\n\n<p>Shit up (usahakan dilakukan\nsebanyak 30 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Pull up (usahakan dilakukan sebanyak 4 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Push up\n(usahakan\ndilakukan sebanyak 30 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Shuttle run (lari\nmembentuk angka 9) dilakukan sebanyak 3 putaran dalam waktu 19 detik.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk wanita:<\/p>\n\n\n\n<p>Sit up (diusahakan melakukan sebanyak 25 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Push up (diusahakan dilakukan sebanyak\n25 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Pull up (diusahakan\ndilakukan sebanyak 4 kali)<\/p>\n\n\n\n<p>Shuttle run (lari berbentuk angka 8) dilakukan sebanyak 3 putaran dalam waktu 19 detik. <\/p>\n\n\n\n<p>Tips Melakukan Tes\nKesemaptaan IPDN<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk Anda yang akan\nmelakukan tes ini, ada baiknya sebelum proses mendaftar dilakukan, Anda sudah\nmulai membiasakan diri dengan berlari, pull up, sit up, push up dan juga\nshuttle run. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga\nharus menjaga kesehatan saat menjelang hari dilaksanakannya tes. Selain itu,\npola makan juga harus dijaga, untuk istirahat dengan cukup terutama pada saat\nhari menjelang tes, jangan lupa untuk membawa bekal air minum yang banyak,\nkalau bisa minuman tersebut dicampur dengan madu asli dan bawa bekal makanan\ndari rumah. <\/p>\n\n\n\n<p>pastikan bahwa Anda selalu\npercaya diri dan jangan mudah mengeluh. Jangan lupa membawa handuk kecil\nataupun tisu basah, hal ini sangat penting dan digunakan untuk mengelap\nkeringat setelah melaksanakan tes. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tes Kesemaptaan Polri<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain tes Kesemaptaan\nIPDN, ada pula tes Kesemaptaan polri yang dilakukan. Berikut ni adalah tes\nKesemaptaan yang biasa dilaksanakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Lari<\/h3>\n\n\n\n<p>Lari merupakan\nsalah satu yang masuk dalam tes Kesemaptaan polri, adapun lari di\nsini hanya membutuhkan waktu 12 menit saja. adapun fungsinya sendiri adalah\nuntuk menguji daya tahan otot kaki, jantung dan juga pernafasan seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Tes lari ini\nbiasanya akan dilaksanakan di stadion dimana untuk ia kurang lebih 7-8 putaran\nlapangan sepak bola dan untuk wanita 5 kali putaran lapangan\nsepak bola. Agar Anda bisa lolos dalam tes ini, ada baiknya jika Anda memulai\nlatihan dengan berlari mengelilingi lapangan\nstandar 400 meter dan juga latihan rutin sehingga waktu yang diperlukan cukup. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Pull Up (Pria) dan Chinning (Wanita)<\/h4>\n\n\n\n<p>Pull up<\/p>\n\n\n\n<p>Pull up dalam\ntes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan otot lengan. Adapun pull up sendiri merupakan gerakan seperti\nbergantung pada tiang yang horizontal kemudian menarik badan ke atas dengan\ndagu yang melewati tiang dan kembali turun hingga tangan lurus. <\/p>\n\n\n\n<p>Adapun sikap\ndari kaki harus teta dalam kondisi lurus ke bawah dan tidak boleh mengayun.\nJika sampai mengayun, maka gerakan tidak akan dihitung. Dalam tes ini jika\nlaki-laki bisa pull up sebanyak 10 kali maka ia akan mendapatkan nilai plus. <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Chinning<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Chinning\nadalah gerakan berdiri di depan tiang dengan tiang tersebut setinggi dagu\npeserta dan kaki masih menginjak ke tanah dan badan ditarik ke\ndepan dan kembali ke belakang. Pada tes ini ada baiknya chinning dilakukan\nsebanyak 40 sampai 60 kali dengan gerakan yang sempurna dan dalam waktu 1\nmenit. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Sit up<\/h4>\n\n\n\n<p>Sit up\nmerupakan suatu gerakan duduk lalu bangun lagi. Pada tahap ini peserta akan dites kekuatan ototnya perutnya. Adapun sit up dilakukan dengan posisi\ntangan diletakkan di belakang kepala. Saat bangun, upayakan Anda mencium lutut\ndan gerakkan ini dilakukan minimal 42 kali dalam waktu 1 menit. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Push up<\/h4>\n\n\n\n<p>Anda tentunya\nsudah tidak asing lagi dengan push up, ya, gerakan ini adalah gerakan naik turun yang bertumpu pada telapak tangan dan kaki. Adapun untuk\nkali-laki bertumpu pada ujung kaki dan wanita bertumpu pada lutut. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat turun,\nusahakan badan tidak menyentuh tanah dan saat naik kembali badan harus lurus.\nLakukan gerakan ini dengan sempurna sebanyak 42 kali selama kurun waktu 1\nmenit. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Shuttle Run<\/h4>\n\n\n\n<p>Shuttle run merupakan lari dengan membentuk angka 8. Dalam lari ini Anda harus\nmenggunakan kecepatan penuh yang mana Anda harus melewati dua buah patok besi\ndengan jarak 12 meter. Dalam tes ini, Anda harus berlari sebanyak 3 putaran\ndengan kurun waktu 20 detik. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Renang <\/h4>\n\n\n\n<p>Tahapan ini\nAnda harus dilatih dengan banyak berenang dengan menggunakan gaya bebas. Sebab,\npada saat tes Anda akan diminta renang dalam waktu\n1 menit dengan gaya bebas tanpa berhenti. Adapun jarak yang harus ditempuh\nadalah 25 m. <\/p>\n\n\n\n<p>Tes ini akan dinyatakan\nlulus apabila nilai yang Anda peroleh masuk dalam kriteria tabel nilai tes\nKesemaptaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tes kebugaran jasmani<\/h2>\n\n\n\n<p>Tes kebugaran jasmani\nadalah suatu rangkaian tes yang dilakukan oleh seseorang untuk mengukur\nkemampuan kebugaran jasmaninya dan juga mengetahui kebugaran jasmaninya. Adapun\nmacam-macam tes kebugaran jasmani adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tes Denyut Nadi Maksimal<\/h3>\n\n\n\n<p>Denyut nadi\nini merupakan frekuensi atau irama dari detak jantung yang dapat diraba pada\nbagian permukaan kulit di lokasi tertentu. Oleh sebab itu, frekuensi denyut\nnadi sama dengan frekuensi dari detak jantung.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun tempat\nuntuk meraba denyut nadi seperti di pergelangan tangan di bagian depan dan\nberada di sebelah atas pangkal dari ibu jari, di leher sebelah\nkiri dan kanan, dada sebelah kiri dan juga di bagian pelipis. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya,\nfrekuensi dari andi juga akan meningkat apabila kerja jantung juga mengangkat. Oleh sebab itu, semakin beratnya pelatihan yang\ndilakukan, maka frekuensi dari denyut nadi ini juga akan semakin meningkat. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, untuk\nmenghitung denyut nadi adalah dengan menggunakan DNM atau disebut dengan Denyut\nNadi Maksimal. Adapun perhitungan denyut nadi ini adalah\nDNM + 220- umur. Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan\ndenyut nadi adalah dengan melakukan pelatihan secara bertahap. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika di minggu\nini Anda ingin mencapai training zine 70%, maka di minggu\nselanjutnya Anda harus bisa meningkatkannya menjadi 75% dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Harvard Step Test<\/h3>\n\n\n\n<p>Harvard Step Test merupakan sebuah tes yang digunakan untuk\nmengukur paru-paru dan jantung. Biasanya untuk mengukur hal ini dilakukan dengan naik turun kursi dengan tinggi 45\ncm dalam waktu 5 menit untuk putra. Sedangkan untuk putri, tinggi kursi adalah\n40 cm dengan waktu 4 menit. <\/p>\n\n\n\n<p>Nah, dalam\nwaktu 1 menit, Anda harus bisa naik turun kursi sebanyak 3 kali dan\nsetelah itu melakukan istirahat selama 45 detik dan di situlah denyut nadi dihitung\nselama 30 detik. Setelah itu, diulangi kembali setelah 2 dan 3 menit. <\/p>\n\n\n\n<p>Adapun standar\nwaktu perhitungan yang digunakan adalah denyut nadi lebih\ndari 91 kali dianggap baik, 81-90 kali dianggap baik, 71-80 kali dianggap\ncukup, 61-70 kali dianggap sedang dan 50-60 kali dianggap kurang. Jika hasilnya\nkurang dari 50 maka hasilnya dianggap kurang sekali. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tes Lari Cepat 60 Meter<\/h3>\n\n\n\n<p>Adapun diadakannya tes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan para peserta.\nAdapun tes ini dilakukan dengan berlari dengan jarak 60 meter. Adapun alat\nserta fasilitas yang digunakan adalah lintasan lari, peluit dan juga stopwatch.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya adalah\npeserta lari di belakang garis start kemudian pada aba-aba siap peserta mengambil sikap lari dan bersiap lari. Ada saat aba-aba ya maka\npeserta berlari secepat mungkin untuk menuju ke finish. Adapun untuk putra\nberlari dengan jarak 40 meter dan putri berlari dengan jarak 30 meter. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tes Gantungan Siku Tekuk (Pull Up)<\/h3>\n\n\n\n<p>Tes ini\ndilakukan untuk mengukur kekuatan serta ketahanan dari otot lengan dan otot\nbahu. Adapun cara dan gerakan dalam tes ini adalah dengan menggerakkan gantung\nsiku tekuk. Adapun fasilitas yang diperlukan adalah palang tunggal\nserta stopwatch. <\/p>\n\n\n\n<p>Caranya adalah\ndengan memasang palang tunggal yang tingginya berada di bagian atas kepala\npeserta. Setelah itu, peserta tangannya diletakkan di palang\ndengan selebar bahu. Saat itu, peserta harus mengangkat tubuhnya ke atas hingga\nseperti menggantung dan dagu berada di atas palang tunggal. <\/p>\n\n\n\n<p>Posisi ini harus\ndipertahankan selama mungkin, sebab panitia akan menghitung lamanya peserta\ndalam mempertahankan sikap. Semakin lama waktunya maka akan semakin besar nilai\nyang diperoleh. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tes Baring Duduk (Sit Up)<\/h3>\n\n\n\n<p>Tes baring\nduduk dilakukan untuk mengetahui kekuatan serta ketahanan otot perut. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan gerakan duduk dan bangun. Untuk alat yang diperlukan hanyalah stopwatch saja. di sini, Anda harus berbaring di lantai dengan kedua kali ditekuk dan dua lutut saling\nbersentuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu,\nkedua jari tangan ditautkan dan diletakkan di belakang kepala.\nLalu, kedua pergelangan kaki dipegang oleh\npeserta lainnya. Saat aba=aba ya dimulai maka Anda harus mengambil sikap tersebut dan kemudian\ngerakan dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu 30 detik. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tujuan tes kebugaran\njasmani<\/h2>\n\n\n\n<p>Adapun tujuan\ndilaksanakannya tes kebugaran jasmani ini tentunya sangat baik bagi tubuh.\nDengan melakukan tes kebugaran, maka Anda akan tahu sebugar apa tubuh Anda itu.\nBerikut ini adalah tujuan tes kebugaran jasmani yang harus Anda ketahui,\nsehingga Anda lebih semangat dalam menjalankannya.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hasil tes kebugaran\n     bisa dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.<\/li><li>Untuk mengukur serta\n     menilai kemampuan fisik yang dimiliki oleh seseorang<\/li><li>Untuk mengukur kemampuan\n     jasmani seseorang <\/li><li>Untuk mengetahui sejauh mana kondisi dan juga\n     perkembangan dari kebugaran jasmani orang. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Melakukan Tes\nKebugaran Jasmani<\/h2>\n\n\n\n<p>Adapun manfaat yang bisa\ndidapatkan dengan melakukan tes kebugaran jasmani adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Meningkatkan\n     kemampuan sirkulasi darah serta kerja jantung<\/li><li>Meningkatkan\n     kekuatan, kecepatan, kelenturan stamina dan komponen fisik lainnya. <\/li><li>Meningkatkan kesehatan dan terhindar dari penyakit\n     jantung. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dikatakan Anda lulus jika\nnilai yang Anda peroleh sesuai dengan kriteria dari Tabel tes kebugaran\njasmani. oleh sebab itu, pastikan Anda berjuang untuk mendapatkan nilai yang\nsesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengikuti tes\nkebugaran jasmani dan tes Kesemaptaan, ada baiknya jika Anda sudah melakukan\nserangkaian latihan terlebih dahulu. Dengan begitu Anda akan jauh lebih siap\nsehingga tidak mudah kelelahan dan dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, sebenarnya tes\nkebugaran jasmani dan tes Kesemaptaan hampir sama, perbedaan Kesemaptaan dengan\ntes kebugaran jasmani terletak pada jumlah hitungan dan aturan yang diterapkan.\nBiasanya tes ini juga dilakukan terutama tes kebugaran stan ketika Anda ingin\nmasuk ke sekolah tinggi Akuntansi Negara. Selamat mencoba dan semoga Anda bisa\nlulus dalam tahapan tes ini. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda mendengar tes Kesemaptaan? Ya, nama tes ini biasanya ada pada seleksi calon pegawai negeri sipil yang dilakukan oleh pemerintah baik itu Kesemaptaan kemenkumham maupun oleh kementerian lainnya. Keberadaan tes ini sangatlah penting, karena saking pentingnya banyak para eserta yang tidak lolos seleksi ada tahap tes Kesemaptaan ini. sebenarnya, tes Kesemaptaan adalah salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11846,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[74,75],"class_list":{"0":"post-12498","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedinasan","9":"tag-tes-kesamaptaan","10":"tag-tes-kesamaptaan-jasmani"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12498"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12498\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11846"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}