{"id":12502,"date":"2019-11-17T07:45:27","date_gmt":"2019-11-17T00:45:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=12502"},"modified":"2019-11-17T07:45:27","modified_gmt":"2019-11-17T00:45:27","slug":"syarat-dan-rincian-penerimaan-polri-berbagai-posisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/syarat-dan-rincian-penerimaan-polri-berbagai-posisi\/","title":{"rendered":"Syarat dan Rincian Penerimaan Polri Berbagai Posisi"},"content":{"rendered":"\n<p>Menjadi seorang polisi\nmerupakan salah satu cita-cita yang cukup prestisius dari anak bangsa. Hal ini\ndikarenakan posisi polisi masih merupakan pangkat yang mentereng di kalangan\nmasyarakat sehingga akan ada kebanggaan tersendiri jika ada anggota keluarga menjadi\nbagian dari kepolisian. Inilah yang menjadikan penerimaan Polri setiap tahun\nsenantiasa dibanjiri pendaftar.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, secara umum, Polri\nsebagai institusi tertinggi kepolisian Indonesia selalu membuka pendaftaran dan\npenerimaan Polri setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan anggota\nkepolisian yang baru untuk mengisi beberapa posisi strategis yang dibutuhkan\nguna mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat secara umum dan juga negara.\n<\/p>\n\n\n\n<p>Polri dalam hal ini\nmembagi penerimaan Polri ke dalam beberapa bagian dengan pangkat yang berbeda.\nPembagian ini juga merupakan strategi untuk memenuhi kuota kebutuhan yang\ndibutuhkan di lapangan. Selain itu, mereka yang ingin mendaftar sebagai polisi\njuga bisa membandingkan beberapa pilihan tersebut sesuai minat dan kondisi\nmereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penerimaan Tamtama Polri <\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu pilihan daftar\npendidikan Polri adalah Tamtama. Tamtama dikenal dengan nama lain BRIMOB atau\nPOLAIR. Ini adalah kepangkatan terendah yang ada dalam sebuah institusi\nkepolisian. Dalam hal ini, tugas utama seorang Tamtama adalah sebagai pelaksana\nteknis dan juga taktis yang diberikan oleh atasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam proses penerimaan\nPolri, penerimaan anggota baru Tamtama diperuntukkan bagi mereka yang sudah\nlulus atau masih belajar di kelas XII SMA atau MA dengan jurusan IPA dan IPS\nserta bukan merupakan lulusan dari kejar paket. Selain itu, penerimaan juga\ndiperuntukkan bagi lulusan SMK dengan kompetensi tugas Polri, kecuali jurusan\ntata busana dan kecantikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagi yang ingin mendaftar\nmenjadi Tamtama, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu.\nDalam hal ini, calon Tamtama harus memenuhi persyaratan umum yang dibutuhkan,\nseperti:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Merupakan Warga\n     Negara Indonesia<\/li><li>Beriman dan bertakwa\n     kepada Tuhan Yang Maha Esa<\/li><li>Setia kepada Negara\n     Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar\n     1945<\/li><li>Memiliki ijazah\n     paling rendah SMU atau sederajat<\/li><li>Usia minimal 18 tahun\n     saat pelantikan<\/li><li>Sehat jasmani dan\n     rohani <\/li><li>Tidak pernah dipidana\n     dan ditunjukkan dengan SKCK<\/li><li>Berwibawa, jujur,\n     adil serta berkelakuan tidak tercela<\/li><li>Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota\n     Polri.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Selain persyaratan umum,\nada persyaratan lain yang harus dipenuhi dalam proses penerimaan Polri. Adapun\nbeberapa persyaratan lain untuk dipenuhi dalam proses pendaftaran tersebut\nadalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Pria dan bukan\n     merupakan anggota\/mantan Polri\/TNI dan PNS atau tidak pernah mengikuti\n     pendidikan Polri atau TNI.<\/li><li>Memiliki ijazah,\n     serendah-rendahnya:<\/li><li>SMA\/MA jurusan IPA\/IPS\/Bahasa\/Agama dan bukan\nlulusan paket A, B dan C dengan kriteria lulus baik dan diutamakan memiliki\nkualifikasi mengemudi untuk Tamtama BRIMOB.<\/li><li>SMK jurusan pelayaran dan bukan lulusan paket A,\nB dan C dengan kriteria lulus baik untuk Tamtama POLAIR.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Bagi yang masih duduk\n     di kelas XII SMA\/SMK\/MA\/sederajat menggunakan nilai rata-rata rapor\n     semester 1 dan setelah dinyatakan lulus menggunakan ijazah sebagaimana\n     dijelaskan pada poin 2.<\/li><li>Usia minimal 17 tahun\n     8 bulan pada proses pendaftaran dan penerimaan Polri serta berusia\n     maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan.<\/li><li>Tinggi badan 165 cm\n     dan khusus ras Melanesia 163 cm.<\/li><li>Tidak memiliki\n     tato\/bekas tato dan tidak ditindik atau memiliki bekas tindik telinga atau\n     anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau\n     adat.<\/li><li>Dinyatakan bebas dari\n     penggunaan narkoba dengan menyerahkan keterangan bebas narkoba dari\n     instansi kesehatan pemerintah.<\/li><li>Membuat surat\n     pernyataan untuk siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan tidak akan\n     keluar dari fungsi BRIMOB dan POLAIR selama 10 tahun.<\/li><li>Berdomisili minimal 2\n     tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan KTP atau KK.<\/li><li>Belum pernah menikah\n     secara hukum positif\/agama\/adat dan tidak memiliki anak biologis serta\n     sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan.<\/li><li>Bersedia menjalani\n     ikatan dinas pertama minimal 10 tahun terhitung mulai dari diangkat menjadi\n     Tamtama.<\/li><li>Mendapatkan\n     persetujuan dari orang tua atau wali.<\/li><li>Tidak terikat\n     perjanjian dinas dengan instansi lain.<\/li><li>Bagi calon Tamtama\n     yang lulus agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan.<\/li><li>Bagi yang sudah bekerja, maka harus mendapatkan\n     persetujuan atau rekomendasi dari kepala instansi yang berkaitan dan\n     bersedia diberhentikan dari status pegawai bila diterima untuk mengikuti\n     pendidikan pembentukan Tamtama Polri.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Beberapa persyaratan di\natas harus dipenuhi oleh mereka yang ingin turut dalam penerimaan Polri terutama\nuntuk pangkat Tamtama. Lantas, bagaimana dengan gaji seorang Tamtama? Perlu\ndiketahui bahwa Tamtama memiliki enam jenjang karier yang bisa dimiliki. Setiap\njenjang karier memiliki besaran gaji yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun secara umum\npembagian besaran gaji Tamtama Polri sesuai dengan jenjang kariernya adalah\nsebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Bhayangkara\nDua: Rp 1.643.500 (masa kerja 0 tahun)-Rp 2.538.100<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Bhayangkara\nSatu: Rp 1.694.900-Rp 2.617.500<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Bhayangkara\nKepala: Rp 1.747.900-Rp 2.783.900<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Ajun\nBrigadir Polisi Dua: Rp 1.802.600-Rp 2.783.900<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Ajun\nBrigadir Polisi Satu: Rp 1.858.9000-Rp 2.870.900<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Ajun\nBrigadir Polisi: Rp 1.917.100-Rp 2.960.700 (masa kerja 28 tahun).<\/p>\n\n\n\n<p>Gaji tersebut merupakan gaji\npokok dan belum termasuk beberapa tunjangan yang diberikan. Lantas, bagaimana\ndengan biaya pendidikan? Dalam hal ini, biaya pendidikan untuk penerimaan Polri\ntidak dipungut biaya apapun alias gratis. Permintaan biaya dalam proses\npendaftaran Tamtama Polri jenjang Tamtama bisa dikatakan sebagai penipuan. <\/p>\n\n\n\n<p>Penerimaan Bintara Polri<\/p>\n\n\n\n<p>Jenjang selanjutnya dalam\npenerimaan Polri yang dibuka setiap tahun oleh institusi kepolisian. Pangkat\nini adalah golongan pangkat kepolisian yang lebih rendah daripada inspektur\npolisi dua dan lebih tinggi daripada ajun brigadir polisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Bintara\nmerupakan tulang punggung dalam kesatuan di militer. Peran utama seorang\nBintara adalah sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama atau sebaliknya\ndalam hal segi operasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan\nkesempatan pendidikan Bintara Polri, ada beberapa persyaratan yang harus\ndipenuhi terlebih dahulu. Adapun beberapa persyaratan yang secara umum\ndibutuhkan untuk mendaftar sebagai anggota kesatuan Bintara adalah sebagai\nberikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Merupakan Warga\n     Negara Indonesia<\/li><li>Beriman dan bertakwa\n     kepada Tuhan Yang Maha Esa<\/li><li>Setia kepada Negara\n     Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945<\/li><li>Memiliki pendidikan\n     paling rendah SMU atau sederajat<\/li><li>Berusia minimal 18\n     tahun saat proses pelantikan menjadi anggota Polri<\/li><li>Sehat secara jasmani\n     dan rohani<\/li><li>Tidak pernah dipidana\n     karena melakukan suatu kejahatan dan dibuktikan dengan SKCK dari\n     kepolisian resor setempat<\/li><li>Jujur, berwibawa dan berkelakuan baik.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Selain beberapa\npersyaratan umum sebagaimana di atas, untuk mendapatkan pendidikan Bintara\nPolri, maka ada syarat khusus yang harus dipenuhi. Adapun persyaratan khusus\ntersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Pria atau wanita yang\n     bukan merupakan anggota\/mantan Polri\/TNI\/PNS atau pernah mengikuti\n     pendidikan Polri\/TNI<\/li><li>Merupakan lulusan\n     dari <\/li><li>SMK TI dengan minat dan kompetisi berada pada\npoin lainnya serta memiliki nilai ijazah gabungan dengan nilai rapor rata-rata\n70,00<\/li><li>Lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan akreditasi\nprogram studi minimal B.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Bagi yang masih duduk\n     di kelas XII melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00\n     dan setelah lulus melampirkan ijazah akhir sesuai dengan persyaratan\n     sebelumnya.<\/li><li>Bagi yang mendapatkan\n     ijazah dari luar negeri harus mendapatkan persetujuan dari kementerian\n     terkait.<\/li><li>Umur pada saat\n     pembukaan pendaftaran Bintara Polri adalah&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/li><li>Lulusan SMA atau sederajat umur minimal 17 tahun\n6 bulan dan maksimal 21 tahun<\/li><li>Lulusan D-III umur minimal 17 tahun 6 bulan dan\nmaksimal 24 tahun.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Belum pernah menikah\n     atau hamil atau melahirkan bagi calon Bintara wanita dan belum pernah\n     menikah atau memiliki anak biologis untuk calon Bintara pria dan bersedia\n     tidak menikah selama proses pendidikan Bintara Polri ditambah dua tahun\n     setelah lulus pendidikan.<\/li><li>Tidak memiliki tato\n     atau bekas tato dan tindik atau bekas tindik di telinga atau anggota badan\n     lain kecuali dengan alasan adat dan agama.<\/li><li>Dinyatakan bebas\n     narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi\n     kesehatan milik pemerintah.<\/li><li>Berdomisili minimal 2\n     tahun pada saat buka pendidikan di kepolisian setempat dan diperkuat\n     dengan menunjukkan KTP atau KK. Apabila melakukan\n     duplikasi\/pemalsuan\/rekayasa maka akan ditindak sesuai dengan hukum yang\n     berlaku.<\/li><li>Bagi calon Bintara\n     yang dinyatakan lulus agar melampirkan BPJS Kesehatan.<\/li><li>Bagi yang sudah\n     bekerja secara tetap, maka harus mendapatkan persetujuan dan rekomendasi\n     dari instansi terkait dan bersedia untuk diberhentikan dari status pegawai\n     untuk mengikuti pendidikan calon Bintara.<\/li><li>Pendaftaran calon\n     dilakukan di tiap kepolisian resor sesuai dengan alamat KK.<\/li><li>Membuat surat\n     pernyataan menggunakan materai guna menyatakan kesediaan untuk ditempatkan\n     di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan di semua bidang tugas kepolisian\n     dan ditanda tangani oleh orang tua atau wali.<\/li><li>Memiliki tinggi badan 165 cm bagi pria dan 160 cm bagi\n     wanita. Khusus ras Melanesia memiliki tinggi badan 160 cm bagi pria dan\n     155 bagi wanita.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Beberapa persyaratan di\natas harus dipenuhi secara menyeluruh oleh para calon peserta penerimaan Polri.\nSelain itu, sistem penerimaan Polri juga menggunakan sistem online untuk\nmemudahkan proses pendaftaran. Dalam hal ini, calon Bintara bisa mengakses\npendaftaran di website resmi kepolisian.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal lain yang perlu\ndiketahui adalah perihal kuota dari penerimaan Polri tersebut. Dalam hal ini,\nsecara umum ada fluktuasi kuota penerimaan Polri di semua golongan, termasuk\nBintara. Informasi terkait kuota bisa dicek di website resmi kepolisian.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk urusan gaji, ada\nperbedaan mengenai gaji Tamtama dan Bintara. Bintara terdapat enam pangkat\ndengan besaran gaji yang berbeda. Adapun rincian dari gaji seorang Bintara\nPolri adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Brigadir Polisi Dua: Rp 2.103.700 (masa kerja 0 tahun) \u2013 Rp\n3.457.100<\/li><li>Brigadir Polisi Satu: Rp 2.169.500 \u2013 Rp 3.565.200<\/li><li>Brigadir Polisi: Rp 2.237.400 \u2013 Rp 3.676.700<\/li><li>Brigadir Polisi Kepala: Rp 2.307.400 \u2013 Rp 3.791.700<\/li><li>Ajun Inspektur Polisi Dua: Rp 2.379.500 \u2013 Rp 3.910.300<\/li><li>Ajun Inspektur Polisi Satu: Rp 2.454.000 \u2013 Rp 4.032.600 (masa\nkerja 32 tahun).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Hal lain yang perlu\ndiketahui perihal penerimaan Polri adalah biaya pendaftaran. Dalam hal ini,\nuntuk menjadi anggota Bintara Polri, maka seorang pendaftar tidak akan dikenai\nbiaya apapun alias gratis. Pemungutan biaya pada proses pendaftaran akan masuk\nke ranah penipuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penerimaan AKPOL Polri<\/p>\n\n\n\n<p>AKPOL atau Akademi\nKepolisian adalah sebuah lembaga yang memiliki ikatan dinas di bawah\nKalemdikpol yang dibangun dan ditunjuk untuk mencetak para Perwira Polri. Saat\nini, kampus AKPOL berada di kawasan Semarang, Jawa Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Lamanya pendidikan AKPOL\nadalah sekitar 4 tahun dan setelah lulus, para pelajar akan mendapatkan pangkat\ninspektur dua polisi. Golongan ini termasuk yang tinggi di dalam strata\nkepolisian dan akan mendapatkan beberapa privilege yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, ada\nbeberapa syarat penerimaan Polri bagi anak bangsa yang ingin mendaftar di\nAkademi Kepolisian. Adapun beberapa persyaratan untuk masuk ke Akademi\nKepolisian secara umum adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Merupakan Warga\n     Negara Indonesia, baik pria ataupun wanita<\/li><li>Beriman dan bertakwa\n     kepada Tuhan Yang Maha Esa<\/li><li>Setia kepada Negara\n     Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945<\/li><li>Sehat jasmani dan\n     rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari instansi kesehatan\n     terkait milik pemerintah<\/li><li>Tidak pernah dipidana\n     karena melakukan tindakan kejahatan dan dibuktikan dengan SKCK<\/li><li>Berwibawa, jujur,\n     adil dan memiliki kelakuan yang tidak tercela<\/li><li>Lulus pendidikan dan pelatihan untuk pembentukan anggota\n     kepolisian.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Selain beberapa\npersyaratan umum tersebut, ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi dalam\nproses penerimaan Polri tersebut. Adapun syarat khusus yang dimaksud adalah\nsebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Pria atau wanita,\n     bukan merupakan anggota\/mantan Polri\/TNI dan PNS atau pernah mengikuti\n     pendidikan Polri\/TNI<\/li><li>Memiliki ijazah\n     paling rendah SMA\/MA jurusan IPA\/IPS bukan lulusan atau ijazah paket A, B,\n     C dengan memenuhi ambang batas nilai minimal<\/li><li>Berusia minimal 16\n     tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan penerimaan Polri dimulai<\/li><li>Memiliki tinggi badan\n     dan berat badan yang seimbang dengan detail minimal tinggi badan 165 cm\n     untuk pria dan 163 cm untuk wanita<\/li><li>Belum pernah menikah\n     secara hukum positif\/agama\/adat, belum pernah hamil\/melahirkan\/memiliki\n     anak biologis dan mampu untuk tidak menikah selama pendidikan berlangsung<\/li><li>Tidak\n     bertato\/memiliki bekas tato dan tidak memiliki tindik\/bekas tindik pada\n     telinga atau bagian tubuh lain khusus untuk pria kecuali alasan agama dan\n     adat<\/li><li>Bagi peserta calon\n     taruna yang gagal karena tindak pidana dan sudah berkekuatan hukum tetap\n     tidak bisa mendaftar kembali<\/li><li>Mantan siswa yang\n     diberhentikan dengan tidak hormat oleh lembaga pendidikan tidak boleh\n     mendaftar<\/li><li>Dinyatakan bebas dari\n     narkoba dengan ditunjukkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi\n     kesehatan milik pemerintah<\/li><li>Membuat surat\n     pernyataan dengan materai untuk bersedia ditempatkan di seluruh wilayah\n     NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian yang ditandatangani\n     oleh calon peserta dan orang tua atau wali<\/li><li>Bersedia menjalani\n     ikatan dinas pertama selama 10 tahun<\/li><li>Tidak terikat dengan instansi lain.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Beberapa syarat di atas\nharus dipenuhi oleh calon peserta yang ingin mengikuti pendaftaran AKPOL Polri.\nJika taruna lulus, maka mereka akan mendapatkan status sebagai inspektur polisi\ndua dengan besaran gaji sekitar Rp 2.735.300 (masa kerja nol tahun) hingga Rp\n4.425.200. <\/p>\n\n\n\n<p>Besaran biaya yang\ndiperlukan untuk proses pendaftaran disesuaikan dengan aturan pendidikan yang\ntelah diputuskan. Informasi mengenai detail biaya bisa diakses melalui website\nresmi dari kepolisian. <\/p>\n\n\n\n<p>Demikian beberapa\ninformasi terkait penerimaan Polri. Perlu diingat bahwa ada batasan dari masa\npenerimaan calon anggota kepolisian tersebut. Oleh karena itu, bagi calon\npeserta, mengetahui kapan pembukaan pendaftaran anggota kepolisian harus\ndiketahui sejak dini. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi seorang polisi merupakan salah satu cita-cita yang cukup prestisius dari anak bangsa. Hal ini dikarenakan posisi polisi masih merupakan pangkat yang mentereng di kalangan masyarakat sehingga akan ada kebanggaan tersendiri jika ada anggota keluarga menjadi bagian dari kepolisian. Inilah yang menjadikan penerimaan Polri setiap tahun senantiasa dibanjiri pendaftar. Memang, secara umum, Polri sebagai institusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12473,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[76,77],"class_list":{"0":"post-12502","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedinasan","9":"tag-penerimaan-polri","10":"tag-syarat-penerimaan-polri"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12502"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12502\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}