{"id":13313,"date":"2020-02-27T07:22:57","date_gmt":"2020-02-27T00:22:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=13313"},"modified":"2020-02-27T07:22:57","modified_gmt":"2020-02-27T00:22:57","slug":"apa-perbedaan-iup-medicine-ugm-dengan-kelas-regulernya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/apa-perbedaan-iup-medicine-ugm-dengan-kelas-regulernya\/","title":{"rendered":"Apa Perbedaan IUP Medicine UGM dengan Kelas Regulernya"},"content":{"rendered":"\n<p>Selain membuka kelas reguler di beberapa program studi Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka kelas international untuk beberapa fakultas dan juga program studi. Salah satu kelas international yang di tawarkan adalah (IUP), fakultas Ekonomika dan Bisnis dengan Program studi Ilmu Ekonomi, Akutansi dan Manajemen. Fakultas Ilmu Sosial dan juga Ilmu Politi atau Fisipol juga mempunyai program IUP, salah satu diantaranya adalah Hubungan Internasional, Manajemen dan Kebijiakan Publik dan untuk yang paling baru tahun ini adalah Komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain di atas ada juga dari Fakultas Matematika dan juga ilmu Pengetahuan\nAlam (MIPA) ada prodi Kimia dan Ilmu Komputer. Fakultas lainya pun juga ikut\nmembuka program serupa salah satunya Fakultas Psikologi, Faklutas Hukum Dan\njuga Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK). Nah di\nsini kan teman \u2013 teman IC masih bingung akan perbedaan IUP Medicine UGM dengan kelas\nRegulernya. Berikut informasi perbedaanya <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Jalur Masuk Antara IUP\nMedicine UGM dengan Kelas Regulernya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perbedaan yang pertama merupakan jalur masuknya, jalur masuk antara IUP dengan\nkelas reguler tentu saja sangatlah berebda. Jika program reguler dari UGM jalur\nmasuknya menggunakan SNMPTN, SBMPTN, UTUL dan PBU. Sementara program IUP\nmedicine UGM tidak menggunakan jalur tersebut. Biasanya program IUP akan\nmenggunakan program dengan pendaftaran sebanyak 3 kali gelombang, jadi teman \u2013\nteman IC harus selalu mantengin nih web \u2013 web resmi dari IUP UGM agar tidak ketinggalan\nmengenai informasi pendaftaranya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berbeda Materi Ujian Masuk Antara\nIUP Medicine dengan Kelas Regulernya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perbedaan selanjutnya nih teman \u2013 teman IC, materi yang di ujikan atau di\ntest tentu saja berbea antara kelas yang reguler dengan IUP. Pada program IUP\nbiasanya mempunyai persyaratan untuk para calon mahasiswa \/ mahasiswinya untuk\nmengikuti tes potensial akademik dari UGM atau (Gadjah Mada Scholastic\nTest\/GMST), terus juga Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL ITP, IELTS ), dan\nLeadership Group Discussion dan yang terakhir Wawancara. Nah jadi temen \u2013 temen\nIC yang mau mendaftar IUP harus memepersiapkan dari jauh \u2013 jauh hariya jangan\nmepet \u2013 mepet.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Fasilitas dan Biaya IUP\nMedicine dengan Kelas Regulernya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya perbedaanya ada berada di biaya perkuliahan dan fasilitas yang\ndi dapatkan antara IUP Medicine UGM dengan kelas regulernya. Mahasiswa UGM\nprogram reguler biaasanya dikenakan biaya berdasarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT)\nyang sudah di sesuaikan dengan penghasilan orang tua mereka. Sementara itu\nuntuk program IUP biasnya rata \u2013 rata menyentuh angka 30 juta rupiah. Tentu jumlah\ntersebut juga di tentukan dengan fasilitas yang akan di dapatkan oleh mahasiswa\natau mahasiswi UGM jadi pasti hal wajar jika berbeda antara IUP dengan kelas\nregulernya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Proses Belajar IUP\nMedicine dengan Kelas Regulernya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah untuk perbedaan yang selanjutnya nih teman \u2013 teman, ketika kelas\nreguler biasanya bahasa pengantar dan materinya di tuliskan dengan menggunakan Bahasa\nIndonesia dengan kombinasi sedikit Bahasa Inggris. Untuk program IUP semua materi\ndi tuliskan dengan Bahasa Inggri secara menyeluruh, akan tetapi biasanya aakan\nada sedikit bahasa indonesia juga. Di dalam proses diskusinya pun para\nmahasiswa juga akan di anjurkan untuk menggunakan Bahasa Inggris Secara penuh. Khusus\nuntuk IUP biasanya juga akan ada dosen dari luar negri untuk mengajar di kelas.\nNah maka dari itu calon mahasiswa \/ mahasiswi yang masuk IUP harus benar \u2013 benar\ndapat ber bahasa Inggris.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan International Exposure\nIUP Medicine Dengan Kelas Regulernya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perbebedaan yang selanjutnya yaitu ada pada syarat kelulusan bagi para mahasiswa\nIUP dengan kelas reguler. Untuk program IUP biasanya harus melakukan\nInternational Exposure, para mahasiswa atau mahasiswi biasanya akan di tuntut\nuntuk mempunyai pengalaman di dalam dunia international dan biasanya di jadikan\ndalam wujud double degree program. Program ini biasanya juga akan dilaksanakan\ndengan Universitas di luar Negri yang menjadi salah satu parner prodi. Seperti contohnya\nyang di lakukan oleh Fakultas Hukum dengan Universitas Maastricht dari belanda\ndan maish banyak laginya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu di ketahui bahwa mahasiswa yang mengikuti double degree akan\nmengahbiskan setengah waktunya pada Unviersitas tersebut, sehingga ketika lulus\nnanti mahasiswa\/mahasiswi tersebut akan mendapatkan gelar dari UGM dan\nUniversitas yang satunya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Test Scheme IUP Medice UGM Yang\nHarus Kalian Ketahui<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya teman \u2013 teman IC yang ingin masuk ke IUP Medicine UGM juga\nharus memahami test Scheme yang akan di ujikan. Berikut jadwal dan materinya :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Day 1\n<\/li><li>Gadjah\nMada Scholastic Test (Verbal, Quantitative, Reasoning )<\/li><li>Academic\nEnglish Proficiency Test ( Listening, Structure, Reading )<\/li><li>Day 2<\/li><li>Interview<\/li><li>Minnesota\nMultiphasic Personality Inventory (MMPI)<\/li><li>Situational\nJudgement Test (SJT)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Admission Procedures IUP Medicine\nUGM<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Sign\nUp for an application account at um.ugm.ac.id<\/li><li>Mengisi\nform pendaftaran dan upload dokumen yang di perlukan dengan ukuran maksomal\n200kb \u2013 800kb <\/li><li>Poto berwarna\nterbaru<\/li><li>KTP\/SIM\/Passport\/Student\ncard<\/li><li>Ijazah\nsekolah<\/li><li>Raport\nSekolah<\/li><li>SKHUN<\/li><li>Sertifikat\nkesehatan dan bebas buta warna<\/li><li>Financial\nGuarantee Letter<\/li><li>Sertifikat\nkejuaraan dari dalam atau luar negri<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Nah sampai disini dulu ya artikel kali ini teman \u2013 teman , semoga artikel\nini dapat menambah wawasan dan informasi teman \u2013 teman mengenai seputar IUP Medicine\nUGM. Jika anda ingin mendaftar KKI Kedokteran UI anda harus membaca <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/informasi-lengkap-menganai-kki-ui-kedoketeran%ef%bb%bf\/\">Informasi\nLengkap Mengenai KKI UI Kedokteran<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain membuka kelas reguler di beberapa program studi Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka kelas international untuk beberapa fakultas dan juga program studi. Salah satu kelas international yang di tawarkan adalah (IUP), fakultas Ekonomika dan Bisnis dengan Program studi Ilmu Ekonomi, Akutansi dan Manajemen. Fakultas Ilmu Sosial dan juga Ilmu Politi atau Fisipol juga mempunyai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,85,33,34],"tags":[113,32,88,35],"class_list":{"0":"post-13313","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedokteran","9":"category-kelas-internasional","10":"category-ptn","11":"tag-iup-medicine-ugm","12":"tag-iup-ugm","13":"tag-kedokteran-ugm","14":"tag-ugm"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13313"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13313\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}