{"id":13471,"date":"2020-03-13T07:04:11","date_gmt":"2020-03-13T00:04:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=13471"},"modified":"2020-03-13T07:04:11","modified_gmt":"2020-03-13T00:04:11","slug":"semua-informasi-program-studi-kedokteran-unair","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/semua-informasi-program-studi-kedokteran-unair\/","title":{"rendered":"Semua Informasi Program Studi Kedokteran UNAIR"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Sejarah Singkat<\/strong> &#8211; Fakultas\nKeokteran UNAIR ( Universitas Airlangga ) lahir dengan tantangan yang cukup\nbanyak seperti, Kondisi negara yang tak menentu, jumlah tenaga pengajar yang\nkurang, ruangan yang tak terurus, hingga status yang tidak jelas. Akan tetapi\nsemua tantangan tersebut bukanlah halangan dan mampu di lewati dengan semangat\ndan juga kerja keras. Periode yang bersejarah ini akan menjadi bagian yang\npenting di dalam jejak langkah fakultas Kedokteran UNAIR (FKUA). Ini merupakan periode\nyang sangatlah penuh tantangan, seiring dengan suranya pemerintahan Republik\nIndonesia Serikat Kedokteran UNAIR juga mempunyai banyak kesulitan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah lapang menyerah, pemerintahan pendudukan belanda masuk kembali, perjalanan\nberikutnya tepat pada tanggal 1 September 1948. Oleh pemerintah pendudukan\nbelanda membuka kembali perguruan tinggi kedokteran dengan nama <em>Faculteit\nder Geneeskunde <\/em>di jakarta dan cabangnya pimpinan <em>Geneeskune Surabaya <\/em>dijaba\noleh Prof A.B. Droogleever Fortuyn yang merupakan pakar ilmu hewan dan\ngenetika. Pada tahun 1949 Prof Dr. G.M. Streef Menggantikan posisinya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Macam \u2013 Macam Program Studi\nKedokteran UNAIR<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Spesialis 1<\/strong><ul><li>Andrologi<\/li><li>Anestesiologi dan Reanimasi<\/li><li>Bedah<\/li><li>Bedah Plasitk Rekontruksi dan Estetik<\/li><li>Bedah Toraks Kardiovaskular<\/li><li>Ilmu bedah anak<\/li><li>Ilmu bedah Saraf<\/li><li>Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal<\/li><li>Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi<\/li><li>Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin<\/li><li>Ilmu Kadiologi dan Kedokteran Vaskular<\/li><li>Ilmu Penyakit Dalam<\/li><li>Ilmu Kesehatan Mata<\/li><li>Mikrobiologi Klinik<\/li><li>Neurologi<\/li><li>Obstertri dan Ginekologi<\/li><li>Orthopaedi dan Traumatologi<\/li><li>Patalogi Anatomi<\/li><li>Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi<\/li><li>Patalogi Klinik<\/li><li>Psikiatri<\/li><li>Radiologi<\/li><li>THT \u2013 Bedah Kepala dan Leher<\/li><li>Urologi<\/li><\/ul><\/li><li><strong>Spesialis 2<\/strong><ul><li>Anestesiologi dan Reanimasi<\/li><li>Bedah Digestif<\/li><li>Bedah Kepala Leher<\/li><li>Ilmu Kesehatan Anak<\/li><li>Ilmu Penyakit Dalam<\/li><li>Obstertri dan Genekologi<\/li><li>Psikiatri Anak dan Remaja<\/li><li>Patalogi Klinik<\/li><\/ul><\/li><li><strong>Magister&amp;Doktor<\/strong><ul><li>Ilmu Kesehatan Reproduksi<\/li><li>Ilmu Kesehatan Olahraga<\/li><li>Ilmu Kedokteran Tropis<\/li><li>Ilmu Kedokteran Dasar<\/li><li>Ilmu Kedokteran Klinik<\/li><li>Dokter \/S3<\/li><\/ul><\/li><li><strong>Sarjana\/Profesi<\/strong><ul><li>Kedokteran<\/li><li>Kebidanan<\/li><\/ul><\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Visi Misi Dan Tujuan Kedokteran\nUNAIR<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p><strong>Visi Kedokteran UNAIR<\/strong> \u2013 untuk menjadi Fakultas Kedokteran terkemuka pada tingkat nasional dan\ninternasional, mandiri, inovatif, pelopor pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi\nkedokteran dan humaniora berdasarkan moral agama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Misi Kedokteran Unair :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan\nakademik dan profesi kedokteran dengan keunggulan kelas dunia berdasarkan nilai\nkebangsaan dan moral agama.<\/li><li>Menyelenggarakan penelitian dasar dan terapan\nkedokteran, serta penelitian kebijakan kesehatan yang inovatif dengan\nkeunggulan kelas dunia berlandaskan nilai kebangsaan dan moral agama.<\/li><li>Mendharmabaktikan keahlian dalam bidang ilmu\npengetahuan, teknologi kedokteran dan humaniora untuk kesehatan bangsa.<\/li><li>Menyelenggarakan tata kelola fakultas secara\nmandiri dengan baik melalui pengembangan kelembagaan yang berorientasi pada\nmutu dan mampu bersaing di tingkat internasional.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Tujuan Kedokteran UNAIR<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Untuk\nterwujudnya lulusan yang unggul dan juga inovatif yang dapat mengembangkan ilmu\npengetahuan, teknologi kedokteran dan humaniora yang berdasarkan moral agama,\nserta dapat bersaing pada tingkat nasional dan internasional.<\/li><li>Untuk\nterwujudnya penelitian yang unggul dan inovatif yang dapat mendorong ilmu\npengetahuan teknologi kedokteran dan humaniora dalam lingkup nasional dan\ninternasional.<\/li><li>Guna terwujudnya\nkegiatan pengabdian kepad masyarakat yang berbasis penalaran dan karya penelitian\nyang bisa bermanfaat dalam memajukan kesejahtraan umum dan mencerdaskan kehidupan\nbangsa, serta pemberdayaan masyarakat secara inovatif agar masyarakat dapat\nmenyeleaikan masalah secara mandiri dan berkelanjutan.<\/li><li>Guna terwujudnya\ntata kelola kelembagaan secara mandiri yang berorientasi pada mutu yang\nberkelanjutan dan juga bisa bersaing pada tingkat internasional.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengenal KEPK Fakultas Kedokteran\nUNAIR<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Fakultas Kedokteran UNAIR merupakan\nsalah satu bagian dari FK UNAIR, yang berguna untuk melaksanakan tugas secaara\nIndpenden, bebas pengaruh manapun, termasuk tekanan politik, lembaga, profesi,\nindustri atau pasar. FK UNAIR juga sebagai lembaga dimana KEPK FK UNAIR terkait\ndengan menyediakan segala bentuk dukungan yang di butuhkan ketika melaksanakan\nfungsinya dengan bik. Jadi KEPK FK UNAIR berada di luar struktur FK dalam\nmenjalankan fungsinya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Macam \u2013 Macam Jenis Beasiswa Kedokteran\nUNAIR<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) <\/li><li>&nbsp;Beasiswa\nBakti BCA<\/li><li>Beasiswa Yayasan PK AA Rachmat<\/li><li>&nbsp;Beasiswa\nCendekia Baznas<\/li><li>Beasiswa Marga Jaya Sejahtera<\/li><li>&nbsp;Beasiswa\nKarya Salemba Empat (KSE)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persyaratan Mendapatkan Beasiswa\nKedokteran UNAIR<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Peryaratan Umum<\/li><li>Mahasiswa aktif di Fakultas\nKedokteran Universitas Airlangga<\/li><li>IPK minimum 3.00 (dibuktikan\ndengan KHS semester terakhir) dan dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 di\nsemester selanjutanya<\/li><li>&nbsp;Aktif mengikuti kegiatan organisasi\/sosial\nbaik di dalam maupun di luar kampus.<\/li><li>Tidak sedang menerima beasiswa\ndari universitas atau pihak lain.<\/li><li>Bersedia mengikuti kegiatan\npembinaan yang diselenggarakan oleh donatur beasiswa<\/li><li><strong>Persyaratan\nKhusus<\/strong><\/li><li>&nbsp;SKTM (khusus beasiswa bagi mahasiswa yang\nberasal dari keluarga kurang mampu)<\/li><li>KTP\/Surat keterangan domisili<\/li><li>Mengikuti seleksi lanjutan\/wawancara<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Informasi Kedokteran Dari Universitas Lain Tahun 2020 :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/%ef%bb%bfjalur-masuk-kedokteran-ugm-tahun-2020\/\">Jalur\n     Masuk Kedokteran UGM<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/persyaratan-dan-cara-daftar-masuk-kedokteran-uad\/\">Cara\n     Masuk Kedokteran UAD<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/apa-perbedaan-iup-medicine-ugm-dengan-kelas-regulernya\/\">IUP\n     Medicine UGM<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/%ef%bb%bfmengenal-program-studi-kedokteran-upn-jakarta\/\">Mengenal\n     Prodi Kedokteran UPN Jakarta<\/a><\/li><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah Singkat &#8211; Fakultas Keokteran UNAIR ( Universitas Airlangga ) lahir dengan tantangan yang cukup banyak seperti, Kondisi negara yang tak menentu, jumlah tenaga pengajar yang kurang, ruangan yang tak terurus, hingga status yang tidak jelas. Akan tetapi semua tantangan tersebut bukanlah halangan dan mampu di lewati dengan semangat dan juga kerja keras. Periode yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13474,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,85,34],"tags":[126,127],"class_list":{"0":"post-13471","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedokteran","9":"category-ptn","10":"tag-kedokteran-unair","11":"tag-unair"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}