{"id":212177,"date":"2020-05-13T05:59:02","date_gmt":"2020-05-12T22:59:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=212177"},"modified":"2020-05-13T05:59:02","modified_gmt":"2020-05-12T22:59:02","slug":"5-cara-sukses-masuk-farmasi-uad-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/5-cara-sukses-masuk-farmasi-uad-2020\/","title":{"rendered":"5 Cara Sukses Masuk Farmasi UAD 2020"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>FARMASI UAD <\/strong>\u2013&nbsp; Universitas Ahmad Dahlan atau biasa di sebut dengan\nUAD, merupakan salah satu Universitas Swasta terbaik di kota Yogyakarta.\nFarmasi UAD sendiri telah berdiri sejak tahun 1996 berdasarkan SK dirjen Dikti\nNo. 51\/DIKTI\/Kep.\/1997. Pada pembukaan perdananya di tahun 1997 Farmasi UAD\ntelah menerima mahasiswa sebanyak 117 orang yang ketika itu masih didominasi\nmahasiswa dari pulau jawa hingga akhirnya meluas sampai penjuru negeri. <\/p>\n\n\n\n<p>Farmasi Universitas Ahmad Dahlan atau UAD telah mendapatkan Akreditasi A oleh BAN-PT sesuai dengan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 437\/SK\/BAN-PT\/Akred\/S\/XI\/2014, yang mana menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Yogyakarta terakreditasi dengan peringkat A. Maka tak heran apabila setiap tahunnya Farmasi UAD menjadi primadona bagi para calon mahasiswa di kalangan Universitas Swasta terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga artikel mengenai <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/5-cara-sukses-masuk-kedokteran-uad-terbaru\/\">Cara Sukses Masuk Kedokteran UAD<\/a><br><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berikut 5 Tips Sukses Masuk Farmasi UAD Di Tahun 2020<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cepatnya pertumbuhan pendidikan di UAD serta\nAkreditasi yang telah dimiliki baik kampus maupun Fakultas Farmasi menjadikan\nFarmasi UAD banyak dilirik oleh para calon mahasiswa baru. Di tahun 2019\nUniversitas Ahmad Dahlan telah berencana untuk melebarkan sayapnya untuk\nFarmasi UAD ke ranah Internasional, baik itu dikancah ASEAN maipun Eropa.\nTentunya dengan adanya rencana seperti itu akan semakin menjadikan Farmasi UAD\ndi incar oleh para calon mahasiswa baru dan tentu persaingan untuk bisa masuk\nke Farmasi UAD setiap tahunnya akan semakin ketat. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kalian para calon mahasiswa baru yang ingin\nmasuk ke Farmasi UAD sebaiknya mempersiapkan diri sedini mungkin, karena melihat\npersaingan yang akan kalian hadapi nantinya. Berikut adalah beberapa tips\nsukses yang perlu kalian perhatikan sebelum masuk Farmasi UAD : <\/p>\n\n\n\n<p><strong>1.Calon Mahasiswa Farmasi harus dari jurusan IPA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Apabila\nkalian ingin mendaftar ke Farmasi UAD sebaiknya kalian adalah lulusan dari\njurusan IPA saat di bangku SMA. Hal ini dikarenakan segala macam ilmu farmasi\nsangat erat kaitannya dengan ilmu eksakta seperti matematika, fisika, kimia,\ndan biologi. Tentunya hal ini bertujuan agar para mahasiswa Farmasi UAD dapat\nmenjalani perkuliahan di farmasi kelak secara optimal, maka dari itu diperlukan\npemahaman yang baik mengenai dasar keilmuan yang diperlukan untuk menunjang\nperkuliahan. Persiapkanlah sejak dini agar kalian bisa masuk jurusan IPA saat\ndibangku SMA apabila ingin masuk ke Farmasi UAD. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Tidak buta warna <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Seorang\ncalon mahasiswa Farmasi tdiak boleh buta warna dan harus bisa lolos tes buta\nwarna. Hal ini dikarenakan nantinya mereka akan mempelajari tentang\nidentifikasi zat aktif secara visual, termasuk warna dari zat tersebut,\nsehingga kemampuan membedakan warna adalah mutlak diperlukan bagi calon\nmahasiswa. Terlebih untuk kedepannya para alumni Farmasi akan memiliki tanggung\njawab akan berhubungan dengan kesehatan masyarakat. Maka dari itu pastikan\nkalian merawat mata kalian dengan baik dan pastikan kalian tidak buta warna.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Perbanyak Informasi dan relasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Carilah\ninformasi sebanyak mungkin mengenai Farmasi UAD, baik itu pendaftaran, berkas\ndan persyaratan, jadwal, jenis seleksi, serta informasi apapun yang dapat\nmembantu kalian untuk masuk Farmasi UAD. Perbanyak juga relasi kalian, itu akan\nmembantu kalian dalam segi apapun tidak hanya akan masuk ke jurusan tersebut,\napabila kalian sudah lulus relasi yang banyak bisa membantu kalian dalam dunia\nkerja. Mulailah untuk membangun relasi yang berguna untuk masa depan kalian. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>4. Persiapkan nilai yang bagus saat SMA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nilai\njuga akan menjadi faktor penentu kamu lolos atau tidaknya ke tahapan\nselanjutnya untuk masuk Farmasi UAD. Belajarlah lebih extra agar kalian bisa\nmenapatkan nilai yang memuaskan di bangku SMA. Pihak Universitas juga akan\nmelihat perjuangan kalian dalam mendapatkan dan mempertahankan konsistensi\nkalian melalui nilai tersebut. Disamping nilai Ujian Akhir juga akan\nmempengaruhi penilaian kalian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5. Pahami jenis tes di Farmasi UAD<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hal\npenting lainnya adalah dengan cara mencari informasi mengenai jenis tes dan\nseleksi yang akan kalian hadapi di Farmasi UAD. Setelah kalian mendapatkan\ninformasi mengenai jenis tes dan seleksinya, maka sebaiknya kalian untuk\nmemahami tes tersebut dengan cara mencoba mengerjakan soal-soal farmasi yang\nberkaitan. Kalian sebagai ca;on mahasiswa bisa menggunakan kemajuan teknologi\ndan Internet untuk mencari soal-soal yang sejenis atau memanfaatkan relasi\nkalian ke kaka tingkat atau teman yang sudah masuk ke Farmasi UAD. Hal ini akan\nsangat membantu kalian agar bisa lolos di Farmasi UAD. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FARMASI UAD \u2013&nbsp; Universitas Ahmad Dahlan atau biasa di sebut dengan UAD, merupakan salah satu Universitas Swasta terbaik di kota Yogyakarta. Farmasi UAD sendiri telah berdiri sejak tahun 1996 berdasarkan SK dirjen Dikti No. 51\/DIKTI\/Kep.\/1997. Pada pembukaan perdananya di tahun 1997 Farmasi UAD telah menerima mahasiswa sebanyak 117 orang yang ketika itu masih didominasi mahasiswa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":212178,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,46,14],"tags":[213,214,123],"class_list":{"0":"post-212177","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-pts","9":"category-tips","10":"tag-farmasi","11":"tag-farmasi-uad","12":"tag-uad"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=212177"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212177\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/212178"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=212177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=212177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=212177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}