{"id":214600,"date":"2021-02-11T09:24:14","date_gmt":"2021-02-11T02:24:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=214600"},"modified":"2021-02-11T09:24:14","modified_gmt":"2021-02-11T02:24:14","slug":"ikuti-tips-tips-ini-supaya-lancar-mengerjakan-psikotes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/ikuti-tips-tips-ini-supaya-lancar-mengerjakan-psikotes\/","title":{"rendered":"Ikuti Tips-tips Ini Supaya Lancar Mengerjakan Psikotes"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu\ntahapan yang perlu dilalui ketika melamar pekerjaan adalah uji psikotes. Tidak\njarang pula uji psikotes dilakukan lebih dari sekali sehingga didapat hasil\nyang lebih maksimal. Proses ini dilakukan oleh banyak perusahaan guna menyaring\npelamar-pelamar yang sesuai dengan kriteria.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi para\npelamar kerja, psikotes bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri. Proses tes\nini biasanya terdiri dari sebuah rangkaian yang harus diselesaikan dalam satu\nwaktu. Para pelamar harus menyelesaikan berbagai macam soal mulai dari padanan\nkata, aritmatika, tes gambar, kepribadian, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat\nbanyaknya macam tes dalam psikotes ini, akhirnya banyak orang yang dinyatakan\ngagal dan tidak bisa melanjutkan proses rekrutmen. Guna meminimalisir\nkemungkinan ini, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin\nsebelum mengikuti tes. Simak tips-tipsnya di bawah ini! &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Banyak Latihan Soal Psikotes<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum\ndatang untuk melakukan psikotes, ada baiknya bagi para pelamar untuk mengenali\nsoal-soal yang biasa diujikan. Biasanya, psikotes terdiri dari rangkaian\nsoal-soal yaitu tes logika, tes analog verbal, tes menggambar, tes <em>Wartegg<\/em>,\ntes <em>Pauli\/Kraeplien<\/em>, tes kepribadian, dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila seorang pelamar tidak mengetahui jenis-jenis soal tersebut, tentunya akan kesusahan dan memakan banyak waktu ketika mengerjakan. Karena itulah, latihan mengerjakan soal akan sangat membantu dan tentu menjadi lebih familiar. Tidak hanya itu, bisa juga dipertimbangkan untuk ikut<a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-psikotes-wawancara\/\"> bimbingan belajar psikotes<\/a> supaya persiapannya lebih matang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persiapkan Fisik Sebelum Tes<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Tidur-yang-Cukup-1620x1080.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214604\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Saat hari\ndilaksanakannya psikotes, salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah\npersiapan fisik. Hal ini dimaksudkan agar saat mengerjakan soal, pelamar ada\ndalam keadaan prima sehingga hasil yang didapat lebih maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan\nfisik yang penting untuk dilakukan yaitu tidur cukup dan sarapan sebelum\nberangkat. Pengerjaan soal psikotes akan memakan banyak waktu, biasanya dari pagi\nsampai siang hari. Melakukan tes dalam keadaan perut kosong, misalnya, akan\nsangat mengganggu terutama untuk soal yang membutuhkan konsentrasi tinggi\nseperti tes <em>Kraeplien<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunakan Alat Tulis yang Sesuai<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Psikotes terdiri\ndari macam-macam soal dan biasanya dari pihak perusahaan sudah menentukan alat\ntulis yang perlu dipakai. Misalnya, untuk mengerjakan tes gambar (<em>Wartegg, <\/em>pohon,\natau orang) peserta tes diharuskan menggunakan pensil. Bahkan terkadang ada\nyang pengerjaannya harus dengan merk tertentu untuk membantu penilaian.<\/p>\n\n\n\n<p>Menyiapkan alat\ntulis sesuai dengan ketentuan yang diminta menjadi sebuah hal yang krusial. Tidak\nada orang yang ingin untuk dinyatakan gugur karena hal trivial ini. Oleh karena\nitu, cek ketentuan dan informasi dari perusahaan secara teliti lalu persiapkan\nsesuai yang diminta.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teliti Baca Perintah Soalnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Mengerjakan-Soal-1620x1080.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214601\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Masing-masing\njenis tes memiliki petunjuk pengerjaannya sendiri. Penting untuk memahami dan\nmengikuti perintah tersebut. Apabila melakukan ujian psikotes dengan komputer,\nlangkah ini tidak bisa dilewati karena setelah klik \u2018mulai tes\u2019, tidak bisa\nkembali ke laman petunjuk. Jangan sampai salah mengerjakan karena meremehkan\npetunjuk ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jaga Fokus dan Konsentrasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pengerjaan\npsikotes dilakukan secara terus-menerus mulai dari tes pertama hingga tes akhir\ndengan waktu jeda yang sangat sempit. Hal ini tentunya lumayan menguras tenaga\ndari peserta. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga fokus dan konsentrasi\nketika mengerjakan soal.<\/p>\n\n\n\n<p>Pusatkan\npikiran ke soal yang sedang dihadapi dan jangan terganggu oleh keadaan sekitar.\nMisalnya, ketika mengerjakan tes <em>Pauli,<\/em> jangan merasa terbebani ketika\npeserta di sebelah sudah membalik lembarnya. Tetap fokus pada diri sendiri,\njangan biarkan konsentrasi buyar karena orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Alokasikan Waktu Sebaik Mungkin<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Waktu-1620x1080.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214602\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setiap bagian\ndari ujian psikotes memiliki waktu pengerjaan masing-masing. Akan lebih mudah\napabila dari pihak rekruter memberi tahu batas waktu pengerjaan untuk setiap\nsesi. Namun, pada kenyataannya, terkadang waktu tersebut merupakan jumlah\nkeseluruhan sehingga peserta harus mengatur sendiri pengerjaannya sebaik\nmungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat hal\ntersebut, peserta perlu untuk mengerjakan soal secara cepat dan tepat.\nEfektivitas penggunaan waktu sangat penting untuk hal ini. Ketika menemui soal\nyang sulit, jangan terpaku di situ dan lanjutkan ke soal lainnya. Namun, perlu\ndiingat untuk tidak terburu-buru sehingga pengerjaannya tetap teliti dan\nhasilnya maksimal. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jawab dengan Jujur<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu sesi dalam psikotes yaitu tes kepribadian. Beberapa soal yang sering digunakan yaitu EPPS atau PAPI. Ketika mengerjakan soal-soal ini, selalu berikan jawaban yang paling sesuai dengan kenyataannya. Jangan memberikan jawaban yang dibuat-buat supaya terlihat baik di mata rekruter karena tentu akan terlihat pola yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak perlu\nkhawatir ketika menjawab dengan jujur, karena tidak ada nilai benar atau salah\ndalam tes ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berdo\u2019a<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tips terakhir\nuntuk mengerjakan psikotes yaitu selalu berdo memohon untuk diberikan\nkelancaran dan hasil yang terbaik. Semoga sukses dalam psikotes yang akan dihadapi\n????<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tahapan yang perlu dilalui ketika melamar pekerjaan adalah uji psikotes. Tidak jarang pula uji psikotes dilakukan lebih dari sekali sehingga didapat hasil yang lebih maksimal. Proses ini dilakukan oleh banyak perusahaan guna menyaring pelamar-pelamar yang sesuai dengan kriteria. Bagi para pelamar kerja, psikotes bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri. Proses tes ini biasanya terdiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":214603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,14],"tags":[79,80],"class_list":{"0":"post-214600","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-tips","9":"tag-psikotest","10":"tag-tips-psikotest"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/214600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=214600"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/214600\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/214603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=214600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=214600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=214600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}