{"id":214675,"date":"2021-02-18T10:17:31","date_gmt":"2021-02-18T03:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=214675"},"modified":"2021-02-18T10:17:31","modified_gmt":"2021-02-18T03:17:31","slug":"penjelasan-lengkap-tes-kesamaptaan-jasmani-calon-taruna-akpol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/penjelasan-lengkap-tes-kesamaptaan-jasmani-calon-taruna-akpol\/","title":{"rendered":"Penjelasan Lengkap Tes Kesamaptaan Jasmani Calon Taruna AKPOL"},"content":{"rendered":"\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa\nIndonesia atau KBBI, kesamaptaan memiliki arti kesiapsiagaan. Jika digabungkan\ndengan jasmani, tes kesamaptaan jasmani berarti serangkaian kegiatan untuk melihat\nkesiapan fisik dari seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tes kesamaptaan penting untuk\ndilakukan pada saat seleksi calon taruna AKPOL. Hal ini dilakukan dengan tujuan\nuntuk melihat ketahanan fisik dari para kadet sehingga dapat mengikuti pendidikan\ndi AKPOL tanpa kesulitan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada seleksi calon taruna AKPOL,\nterdapat beberapa jenis aktivitas fisik yang dilakukan untuk menguji\nkesiapsiagaan ini. Penjelasan lebih lanjut bisa disimak di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lari 12 Menit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"847\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Lari-12-Menit.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214677\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Lari-12-Menit.jpeg 1280w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Lari-12-Menit-300x199.jpeg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Lari-12-Menit-1024x678.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Lari-12-Menit-768x508.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tes pertama yang dilakukan yaitu\nlari selama 12 menit. Peserta diharuskan untuk terus berlari selama 12 menit di\narea yang telah disediakan. Tidak ada ketentuan tertentu dalam kecepatannya, yang\npasti peserta harus tetap berlari meskipun lambat dan kecil. Apabila calon\ntaruna kedapatan berjalan, maka akan langsung dianggap selesai meskipun belum\nmencapai waktu 12 menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Penilaian yang diambil dari tes\nlari 12 menit ini adalah jarak yang berhasil ditempuh. Selama peserta berlari\ndalam kurun waktu yang sama, panitia akan menghitung sejauh mana calon taruna tersebut\ndapat berlari. Terdapat batas atas dari jarak lari yang apabila peserta\nmemenuhinya atau bahkan lebih, maka akan mendapat nilai penuh. Sedangkan\npeserta yang jarak larinya kurang dari batas bawah akan mendapat nilai 0 dan\ntidak dapat melanjutkan ke tes berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pull Up atau Chinning<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"760\" height=\"422\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Pull-Up-atau-Chinning.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214678\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Pull-Up-atau-Chinning.jpg 760w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Pull-Up-atau-Chinning-300x167.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 760px) 100vw, 760px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah selesai tes pertama,\npeserta akan diberi waktu istirahat selama kurang lebih 10 menit. Kemudian tes\nakan dilanjutkan dengan Pull Up bagi laki-laki dan Chinning bagi peserta perempuan.\nTes ini sendiri berlangsung selama 1 menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tes ini, poin yang dinilai\nyaitu seberapa banyak gerakan yang dilakukan dalam waktu 1 menit. Batas minimal\ndan maksimalnya sendiri berbeda bagi laki-laki dan perempuan karena gerakan\nyang dilakukan pun juga tidak sama. Seperti halnya tes lari 12 menit, peserta\nyang gagal memenuhi batas minimal akan dinyatakan gugur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sit Up<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"660\" height=\"440\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Sit-Up.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214679\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Sit-Up.jpg 660w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Sit-Up-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 660px) 100vw, 660px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Gerakan selanjutnya dalam Tes\nKesamaptaan Jasmani Calon Taruna AKPOL yaitu sit up. Peserta harus melakukan\ngerakan ini sebanyak-banyaknya dalam waktu satu menit. Apabila tidak sampai\nbatas bawah dari ketentuan maka akan mendapat nilai rendah dan tidak bisa\nlanjut ke tes berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bentuk gerakan sit upnya sendiri\nsedikit berbeda bagi laki-laki dan perempuan. Peserta laki-laki melakukan sit\nup dengan telapak tangan di belakang kepala dan gerakannya miring (siku kanan\nmenyentuh lutut kiri, juga sebaliknya). Sedangkan bagi peserta perempuan, sit\nup yang dilakukan yaitu ke dua tangan di samping badan dan gerakannya lurus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Push Up<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Push-Up.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214680\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Push-Up.jpg 800w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Push-Up-300x188.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Push-Up-768x480.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah melakukan berbagai\ngerakan tes di atas, peserta akan diminta untuk Push Up sebagai ujian lanjutan.\nCalon taruna akan melakukan gerakan ini semampunya dalam waktu 1 menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama seperti tes sebelumnya, terdapat\nperbedaan gerakan Push Up untuk peserta laki-laki dan perempuan. Bagi\nlaki-laki, diharuskan untuk Push Up secara <em>full<\/em> dengan kaki sebagai\ntumpuannya. Sedangkan peserta perempuan melakukan <em>Knee<\/em> Push Up yang\ntumpuannya terletak pada lutut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Shuttle Run<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Shuttle-Run.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214681\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Shuttle-Run.jpg 800w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Shuttle-Run-300x225.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Shuttle-Run-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain lari selama 12 menit, calon\ntaruna juga diharuskan untuk melakukan gerakan lari lain yaitu Shuttle Run. Tes\nini berbeda dengan lari 12 menit karena peserta diharuskan untuk lari membentuk\nangka delapan dengan dua tiang sebagai titik putarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai dari Shuttle Run sendiri diambil\nberdasarkan kecepatan dari peserta. Misalnya, calon A menyelesaikan lari selama\n19 detik akan mendapat nilai lebih besar dibandingkan B yang menempuh waktu 21\ndetik. Sama seperti tes-tes lainnya, peserta yang waktunya melebihi batas\nminimal maka akan dinyatakan gugur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Renang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Renang.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214682\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Renang.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Renang-300x169.jpeg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Renang-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tes fisik terakhir dalam Kesamaptaan\nJasmani AKPOL yaitu renang. Pada tes ini, peserta akan diminta untuk renang secepat-cepatnya\ndalam jarak tertentu. Rute tempuh minimal dalam tahapan ini yaitu 25 meter dan\napabila tidak memenuhinya maka akan dinyatakan gugur.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tes ini terdapat beberapa\naturan yang harus diikuti. Pertama, peserta diharuskan untuk mengenakan pakaian\nrenang. Kedua, tidak boleh memakai atau membawa benda yang mengganggu gerakan.\nKetiga, tidak memakai alat bantu yang menguntungkan peserta. Selain itu, dalam\ntes ini gerakan yang diperbolehkan yaitu bebas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persiapan yang Perlu Dilakukan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Les-Seleksi-AKPOL.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-214683\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Les-Seleksi-AKPOL.jpg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Les-Seleksi-AKPOL-300x225.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Les-Seleksi-AKPOL-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tes Kesamaptaan Jasmani Calon\nTaruna AKPOL dilaksanakan secara berurutan dalam hari yang sama. Melihat hal ini,\nmaka peserta yang ingin lolos harus menyiapkan dirinya jauh-jauh hari. Berikut\ntips-tips yang dapat dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Rajin olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh<\/li><li>Latihan rutin gerakan-gerakan tes supaya tubuh terbiasa<\/li><li>Mengikuti latihan terpadu dalam <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-akpol\/\">les seleksi AKPOL<\/a><\/li><li>Jangan sampai cidera<\/li><li>Siapkan atribut sesuai ketentuan (kaos, sepatu, baju renang, dan lain-lain)<\/li><li>Jangan berlebihan saat tes-tes awal supaya stamina tetap terjaga<\/li><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kesamaptaan memiliki arti kesiapsiagaan. Jika digabungkan dengan jasmani, tes kesamaptaan jasmani berarti serangkaian kegiatan untuk melihat kesiapan fisik dari seseorang. Tes kesamaptaan penting untuk dilakukan pada saat seleksi calon taruna AKPOL. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat ketahanan fisik dari para kadet sehingga dapat mengikuti pendidikan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":214676,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[38,211,74,319,75],"class_list":{"0":"post-214675","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedinasan","9":"tag-akpol","10":"tag-seleksi-akpol","11":"tag-tes-kesamaptaan","12":"tag-tes-kesamaptaan-akpol","13":"tag-tes-kesamaptaan-jasmani"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/214675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=214675"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/214675\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/214676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=214675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=214675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=214675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}