{"id":215720,"date":"2021-04-13T14:51:49","date_gmt":"2021-04-13T07:51:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=215720"},"modified":"2021-04-13T14:51:49","modified_gmt":"2021-04-13T07:51:49","slug":"5-sekolah-kedinasan-yang-mentoleransi-pendaftar-dengan-kacamata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/5-sekolah-kedinasan-yang-mentoleransi-pendaftar-dengan-kacamata\/","title":{"rendered":"5 Sekolah Kedinasan yang Mentoleransi Pendaftar dengan Kacamata"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Sekolah Kedinasan Kacamata <\/strong>\u2013 Pendaftaran sekolah kedinasan sudah dibuka pada tanggal 9 April 2021. Siapapun bisa mendaftar ke berbagai sekolah ikatan dinas asuhan pemerintah ini sampai akhir bulan April.<\/p>\n\n\n\n<p>Seleksi masuk Perguruan Tinggi\nKedinasan atau PTK bukanlah suatu hal yang mudah. Terdapat berbagai persyaratan\ndan tahapan yang harus diikuti oleh peserta. Salah satu syarat yang perlu\ndiperhatikan yaitu mengenai kesehatan mata karena banyak sekolah kedinasan yang\nmensyaratkan pendaftarnya untuk tidak berkacamata.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi kamu yang berkacamata dan tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan dan berkesempatan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak perlu bingung! Kamu bisa mendaftar ke <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/5-sekolah-kedinasan-yang-mentoleransi-pendaftar-berkacamata\/\">5 sekolah kedinasan yang mentoleransi pendaftar berkacamata<\/a> di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sekolah Tinggi Intelijen\nNegara (STIN)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"853\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STIN-1.jpg\" alt=\"STIN Sekolah Kedinasan Kacamata\" class=\"wp-image-215721\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STIN-1.jpg 1280w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STIN-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STIN-1-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STIN-1-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan sekolah ketarunaan lainnya seperti PTK Kemenkumham dan Kemenhub, Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/siap-menjadi-insan-intelijen-penerimaan-stin-2021-sudah-dibuka\/\">STIN<\/a>, memberikan kelonggaran bagi peserta seleksi yang menggunakan kacamata. Berdasarkan pengumuman yang telah dirilis oleh STIN, calon taruna diberi toleransi mata minus (-) atau plus (+) maksimal ukuran 1.<\/p>\n\n\n\n<p>Peraturan di atas memberikan\nkesempatan bagi calon taruna yang penglihatannya kurang tajam. Meskipun begitu,\ntidak disebutkan lebih lanjut mengenai pendaftar dengan mata silinder. Selain itu,\npeserta seleksi juga tidak boleh buta warna.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Politeknik Keuangan Negara\nSTAN (PKN STAN)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"675\" height=\"379\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/PKN-STAN-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-215722\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/PKN-STAN-1.jpg 675w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/PKN-STAN-1-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 675px) 100vw, 675px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sekolah kedinasan lain yang mentoleransi pengguna kacamata yaitu Politeknik Keuangan Negara STAN atau <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/informasi-penerimaan-mahasiswa-baru-pkn-stan-tahun-2021\/\">PKN STAN<\/a>. Perguruan tinggi ini tidak mensyaratkan adanya batasan penggunaan kacamata baik minus, plus, maupun silinder. Selain itu, juga tidak disebutkan mengenai syarat buta warna.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun seperti itu, seleksi\nuntuk bisa diterima menjadi mahasiswa PKN STAN sangatlah ketat. Hal ini dikarenakan\ntingginya minat masyarakat untuk bisa mendapat pendidikan di PKN STAN. Bersamaan\ndengan hal itu, pada seleksi tahun 2021 ini, PKN STAN juga menambahkan\npersyaratan berupa nilai TPS UTBK 2021 sebesar minimal 600 untuk pendaftar\nreguler dan 400 untuk peserta program afirmasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Politeknik Statistika STIS\n(Polstat STIS)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Polstat-STIS-1631x1080.jpg\" alt=\"Sekolah Kedinasan Kacamata STIS\" class=\"wp-image-215723\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Politeknik Statistika STIS atau <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/siap-siap-jadi-ahli-statistika-informasi-lengkap-pendaftaran-polstat-stis-2021\/\">Polstat STIS<\/a> juga menjadi sekolah kedinasan yang memberi kelonggaran untuk pendaftar pengguna kacamata. Tidak main-main, institusi dalam naungan Badan Pusat Statistik ini memperbolehkan calon mahasiswanya untuk berkacamata baik minus (-) ataupun plus (+) hingga ukuran 6 dioptri.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketentuan lainnya terkait\nkesehatan mata di Polstat STIS yaitu bahwa pendaftar tidak boleh buta warna\nbaik total maupun parsial. Hal ini disyaratkan mengingat mahasiswa Polstat STIS\nakan sering berurusan dengan data yang di dalamnya terdapat banyak statistik\ndan grafik, sehingga kemampuan untuk membedakan warna sangatlah penting.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Politeknik Siber dan Sandi\nNegara (Poltek SSN)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"853\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Poltek-SSN-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-215724\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Poltek-SSN-1.jpeg 1280w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Poltek-SSN-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Poltek-SSN-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Poltek-SSN-1-768x512.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, ada Politeknik Siber dan Sandi Negara atau <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/pendaftaran-poltek-ssn-persyaratan-alur-tahapan-serta-lokasi-seleksi\/\">Poltek SSN<\/a> sebagai sekolah kedinasan dengan toleransi kacamata. Di dalam pengumuman resmi penerimaan mahasiswa baru Poltek SSN, tidak ada ketentuan khusus bagi pengguna kacamata. Syarat yang disebutkan hanyalah tidak buta warna.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Poltek SSN termasuk\nyang cukup selektif dalam penerimaan mahasiswanya. Hanya siswa jurusan tertentu\nyang bisa mendaftar. Bagi lulusan SMA\/MA, persyaratannya harus berasal dari\njurusan IPA. Sedangkan bagi lulusan SMK, ketentuannya yaitu berasal dari bidang\nkeahlian Teknik Elektronika serta Teknologi Informasi dan Komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sekolah Tinggi Meteorologi,\nKlimatologi, dan Geofisika (STMKG)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STMKG-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-215725\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STMKG-2.jpg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STMKG-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/STMKG-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sekolah kedinasan dengan toleransi kacamata yang terakhir yaitu Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/tahun-ini-stmkg-kembali-buka-penerimaan-taruna-baru\/\">STMKG<\/a>. Persyaratan kesehatan mata yang diperlukan untuk mendaftar yaitu tidak buta warna, maksimal minus 4, dan silinder 2.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, pada pengumuman\npenerimaannya, disebutkan bahwa pendaftar pengguna kacamata harus bersedia\nuntuk melakukan pengobatan lasik dengan biaya pribadi apabila dinyatakan lolos\nseleksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai informasi, operasi lasik\natau <em>laser-assisted in situ keratomileusis<\/em> merupakan tindakan medis\nuntuk memperbaiki kelainan refraksi mata dengan menggunakan sinar laser. Biaya\nyang dikeluarkan untuk pengobatan ini berkisar antara Rp10 juta sampai Rp25\njuta per mata, tergantung pada jenis tindakan dan klinik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat hal tersebut, apabila\nkamu menggunakan kacamata dan ingin masuk STMKG, persiapkan diri dan juga biaya\nuntuk melakukan operasi lasik, ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekolah Kedinasan Kacamata \u2013 Pendaftaran sekolah kedinasan sudah dibuka pada tanggal 9 April 2021. Siapapun bisa mendaftar ke berbagai sekolah ikatan dinas asuhan pemerintah ini sampai akhir bulan April. Seleksi masuk Perguruan Tinggi Kedinasan atau PTK bukanlah suatu hal yang mudah. Terdapat berbagai persyaratan dan tahapan yang harus diikuti oleh peserta. Salah satu syarat yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":215726,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[388,162],"class_list":{"0":"post-215720","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-kedinasan","9":"tag-sekolah-kedinasan-kacamata","10":"tag-seleksi-sekolah-kedinasan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/215720","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=215720"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/215720\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/215726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=215720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=215720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=215720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}