{"id":216892,"date":"2021-07-07T14:47:18","date_gmt":"2021-07-07T07:47:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=216892"},"modified":"2021-07-07T14:47:18","modified_gmt":"2021-07-07T07:47:18","slug":"apa-itu-tes-skd-dan-skb-dalam-seleksi-cpns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/apa-itu-tes-skd-dan-skb-dalam-seleksi-cpns\/","title":{"rendered":"Apa Itu Tes SKD dan SKB dalam Seleksi CPNS?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>SKD SKB CPNS<\/strong> \u2013 Ada beberapa tahapan seleksi yang\nperlu dilalui ketika seseorang ingin diangkat menjadi Pegawai Sipil Negara\n(PNS). Setiap pelamar harus mendaftar dan mengikuti seleksi yang telah\ndipersiapkan oleh pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil mendaftar, seleksi\npertama yang dilakukan yaitu seleksi administrasi. Bagi siapa pun yang berkasnya\nlengkap dan sesuai, akan lanjut ke tahapan berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi\nDasar (SKD) dan juga Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ke dua tahapan tersebut\nmerupakan seleksi yang akan menentukan kelolosan seleksi dari pelamar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, apa itu SKD dan SKB\nCPNS? Bagaimana pelaksanaan tesnya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"808\" src=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKD-CPNS.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-216893\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKD-CPNS.jpg 1080w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKD-CPNS-300x224.jpg 300w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKD-CPNS-1024x766.jpg 1024w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKD-CPNS-768x575.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tes pertama yang harus dihadapi oleh\nCalon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yaitu Seleksi Kompetensi Dasar atau bisa\ndisingkat SKD. Tes ini merupakan tahapan awal yang harus diikuti oleh semua peserta\nyang lolos seleksi berkas. Bisa dibilang, SKD merupakan jalur pembuka bagi\npelamar CPNS.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelakasanaan SKD dikelola langsung\noleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tes dilaksanakan dengan menggunakan sistem\n<em>Computer Assisted Test <\/em>(CAT) dan dilakukan di berbagai titik di\nIndonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada 3 jenis tes yang diujikan saat\nSKD yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelijensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik\nPribadi (TKP). Masing-masing materi memiliki bobot nilai tersendiri dan standarnya\ntelah diatur. Nilai minimal untuk lolos SKD yaitu 126 untuk TWK, 80 untuk TIU\ndan 65 untuk TKP.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Baca juga <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/kisi-kisi-lengkap-seleksi-cpns-2021-twk-tiu-dan-tkp\/\">Kisi-kisi Lengkap Seleksi CPNS 2021, TWK, TIU, dan TKP<\/a>.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKB-CPNS.jpg\" alt=\"SKD SKB CPNS\" class=\"wp-image-216894\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKB-CPNS.jpg 700w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SKB-CPNS-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tahap berikutnya dalam seleksi CPNS\nyaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pelamar yang bisa mengikuti tes ini\nhanyalah yang dinyatakan lolos SKD.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan namanya, seleksi ini\ndilakukan untuk mengukur kompetensi seorang pelamar terkait jabatan yang\ndilamarnya. Tes ini akan berbeda untuk masing-masing jabatan dan pelaksanaannya\npun juga dilakukan berdasarkan keputusan dari setiap instansi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan peraturan yang berlaku,\nada beberapa jenis tes yang bisa diujikan dalam tahapan SKB. Setiap jabatan\nmungkin memiliki tahapan tes yang berbeda, namun seleksi yang mungkin dilakukan\nyaitu antara lain <em>Computer Assisted Test <\/em>(CAT), tes potensi akademik,\ntes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik atau kesamaptaan, psikotes, tes\nkesehatan jiwa, dan\/atau wawancara.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diingat bahwa tidak semua tes\nakan dilakukan oleh semua peserta SKB. Setiap instansi memiliki standar dan\npedoman pelaksanaan yang berbeda-beda. Panduan pelaksanaan SKB selengkapnya\nbisa dilihat pada setiap jabatan yang dilamar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Komposisi Nilai<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Pelaksanaan-Seleksi-CPNS.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-216895\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Pelaksanaan-Seleksi-CPNS.jpg 750w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Pelaksanaan-Seleksi-CPNS-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tahapan SKD dan SKB merupakan tes\npenting dalam seleksi CPNS. Kombinasi nilai keduanya akan menentukan kelolosan\npeserta. Berdasarkan peraturan yang berlaku, bobot nilai keduanya dibagi 60%\ndan 40%. Bobot lebih berat, yaitu 60% berasal dari hasil tes SKB, sedangkan\n40%-nya merupakan nilai SKD.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat komposisi penilaian SKD dan\nSKB dalam seleksi CPNS, tentu terlihat jelas bahwa Seleksi Kompetensi Bidang\nmemiliki porsi yang lebih besar. Hal ini berarti pelaksanaan SKB akan sangat\nmenentukan kelolosan seorang pelamar.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun begitu, Seleksi Kompetensi\nDasar juga tidak kalah penting. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya,\npeserta yang bisa mengikuti SKB hanyalah yang dinyatakan lolos SKD. Oleh karena\nitu, SKD merupakan pintu gerbang bagi seleksi selanjutnya sehingga tetap tidak\nbisa dianggap remeh.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu tadi penjelasan mengenai <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=216892\">apa itu tes SKD dan SKB dalam seleksi CPNS?<\/a> Bagi kamu yang ingin melamar menjadi CPNS, jangan lupa untuk mempersiapkan diri dan belajar materi terkait dua tes tersebut.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Raih impian masuk kampus pilihanmu\nbersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-ujian-mandiri\/\">PTN<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kedokteran\/\">Kedokteran<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kedinasan\/\">Sekolah Kedinasan<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-iup-ugm\/\">IUP UGM<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kki-ui\/\">KKI UI<\/a>. Belajar juga makin mudah dengan adanya\nlayanan <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-online\/\">Bimbel Online<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dapatkan informasi terkini dunia\nperkuliahan di blog <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/\">indonesiacollege.co.id<\/a>. Cek juga halaman kami lainnya di <a href=\"https:\/\/www.bimbelkedokteran.id\/\">bimbelkedokteran.id<\/a> dan <a href=\"https:\/\/indonesia-college.com\/\">indonesia-college.com<\/a> \u2013 Indonesia College sudah\nberpengalaman sejak tahun 1993.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SKD SKB CPNS \u2013 Ada beberapa tahapan seleksi yang perlu dilalui ketika seseorang ingin diangkat menjadi Pegawai Sipil Negara (PNS). Setiap pelamar harus mendaftar dan mengikuti seleksi yang telah dipersiapkan oleh pemerintah. Setelah berhasil mendaftar, seleksi pertama yang dilakukan yaitu seleksi administrasi. Bagi siapa pun yang berkasnya lengkap dan sesuai, akan lanjut ke tahapan berikutnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":216898,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,68],"tags":[550,161,566,567],"class_list":{"0":"post-216892","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-cpns","9":"tag-seleksi-cpns","10":"tag-skb-cpns","11":"tag-skd-cpns","12":"tag-skd-skb-cpns"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=216892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/216892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=216892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=216892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=216892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}