{"id":217321,"date":"2021-08-23T13:53:12","date_gmt":"2021-08-23T06:53:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/?p=217321"},"modified":"2021-08-23T13:53:12","modified_gmt":"2021-08-23T06:53:12","slug":"apa-sebenarnya-perbedaan-snmptn-dan-sbmptn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/apa-sebenarnya-perbedaan-snmptn-dan-sbmptn\/","title":{"rendered":"Apa Sebenarnya Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN<\/strong> \u2013 Seleksi penerimaan mahasiswa baru\ndilakukan melalui berbagai jalur. Bagi Perguruan Tinggi Negeri atau PTN, terdapat\njalur seleksi mahasiswa yang dilakukan secara nasional. Peserta seleksi dapat\nmemilih beberapa PTN &nbsp;dan program studi\nsesuai dengan minatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur penerimaan PTN yang pertama\nadalah Seleksi Nasional Masuk PTN atau SNMPTN. Seleksi ini merupakan jalur awal\nyang dibuka oleh PTN. Seleksi ini dilakukan PTN bersama dengan Lembaga Tes\nMasuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.<\/p>\n\n\n\n<p>Seleksi yang kedua dari penerimaan\nmahasiswa baru adalah Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN. Sama seperti SNMPTN,\nSBMPTN juga diselenggarakan oleh PTN secara nasional bersama LTMPT.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua jalur tersebut sama-sama\ndiselenggarakan oleh LTMPT dan PTN. Lalu, apa sebenarnya perbedaan SNMPTN dan SBMPTN?\nSimak selengkapnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"675\" height=\"439\" src=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/UTBK-2021.jpg\" alt=\"perbedaan snmptn dan sbmptn\" class=\"wp-image-217322\" srcset=\"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/UTBK-2021.jpg 675w, https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/UTBK-2021-300x195.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 675px) 100vw, 675px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>SNMPTN dan SBMPTN merupakan dua\njalur yang bisa digunakan untuk menjadi mahasiswa di PTN. Kedua jalur ini\ndibedakan karena memang proses seleksinya yang berbeda. Berikut ini beberapa\nperbedaan jalur SNMPTN dan SBMPTN yang perlu dipahami.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Waktu Pelaksanaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan pertama dari jalur SNMPTN\ndan SBMPTN yaitu waktu pelaksanaannya. Jalur SNMPTN dilaksanakan lebih awal\ndari SBMPTN. Pada jalur ini, seleksi dilakukan bahkan saat masih berstatus\nsebagai siswa SMA. Sedangkan pelaksanaan SBMPTN dilakukan setelah SNMPTN.\nSebagai gambaran, berikut ini jadwal pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN di tahun\n2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadwal SNMPTN 2021<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Peluncuran sistem: 4 Januari 2021<\/li><li>Registrasi akun: 4 Januari \u2013 1 Februari\n2021<\/li><li>Penetapan siswa: 4 Januari \u2013 8 Februari\n2021<\/li><li>Pengisian PDSS: 11 Januari \u2013 8 Februari\n2021<\/li><li>Pendaftaran: 15 \u2013 24 Februari 2021<\/li><li>Pengumuman: 22 Maret 2021<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Jadwal SBMPTN 2021<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Registrasi akun: 7 Februari \u2013 12 Maret\n2021<\/li><li>Pendaftaran: 15 Maret \u2013 1 April 2021<\/li><li>Ujian Gelombang 1: 12 \u2013 18 April\n2021<\/li><li>Ujian Gelombang 2: 26 April \u2013 2 Mei\n2021<\/li><li>Pengumuman: 14 Juni 2021<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Peserta Seleksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>SNMPTN tidak bisa diikuti oleh semua\norang. Pada jalur penerimaan ini, siswa yang bisa mengikuti seleksi telah\nditentukan oleh sekolah. Hal ini dilakukan karena setiap sekolah telah memiliki\nkuota masing-masing. Ketentuannya kuota SNMPTN yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bagi sekolah akreditasi A, siswa\nyang dapat mengikuti SNMPTN adalah 40% terbaik di sekolahnya.<\/li><li>Bagi sekolah akreditasi B, siswa yang\ndapat mengikuti SNMPTN adalah 25% terbaik di sekolahnya.<\/li><li>Bagi sekolah akreditasi C, siswa\nyang dapat mengiktui SNMPTN adalah 5% terbaik di sekolahnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, peserta yang bisa mengikuti\njalur SNMPTN yaitu siswa kelas 12 yang akan lulus di tahun tersebut. Misalnya,\npada penerimaan tahun 2021, maka seluruh peserta yang ikut SNMPTN adalah yang\nakan lulus di tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk jalur SBMPTN, tidak\nbanyak ketentuan yang diajukan. Seluruh masyarakat yang masih memenuhi\npersyaratan bisa mengikuti seleksi jalur ini. Persyaratannya sendiri yaitu\nlulusan 3 tahun terakhir dan maksimal usia 25 tahun. Sebagai contoh, pada\nseleksi tahun 2021, peserta yang bisa mengikuti SBMPTN adalah lulusan tahun\n2019, 2020, dan 2021.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Baca juga <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/8-tips-hadapi-utbk-2021\/\">8 Tips Hadapi UTBK 2021<\/a>.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya Pendaftaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan lain dari jalur SNMPTN dan\nSBMPTN adalah biaya pendaftaran yang harus dibayar oleh peserta. Bagi siswa\nyang mengikuti seleksi jalur SNMPTN tidak akan dikenai biaya pendaftaran atau\ngratis. Sedangkan untuk jalur SBMPTN, peserta harus membayar biaya ujian yaitu\nRp200 ribu untuk rumpun Saintek dan Soshum atau Rp300 ribu untuk kelompok\nCampuran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sistem Seleksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Seleksi untuk SNMPTN dan SBMPTN\ndilakukan dengan cara yang berbeda. SNMPTN diadakan bagi siswa-siswa terbaik\nyang seleksinya dilakukan dengan menggunakan nilai rapor, prestasi, dan\nlain-lain. Peserta yang mengikuti seleksi jalur ini tidak perlu mengikuti ujian\ntertentu untuk bisa menjadi mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada seleksi lainnya, yaitu SBMPTN,\npeserta perlu mengikuti tes berupa Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).\nUjian ini diadakan oleh LTMPT secara nasional dan dalam 2 gelombang. Hasil atau\nskor dari ujian inilah yang akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa\nbaru jalur SBMPTN. Jika peserta tidak mengikuti UTBK maka tidak bisa mengikuti\nSBMPTN.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/apa-sebenarnya-perbedaan-snmptn-dan-sbmptn\/\">Apa sebenarnya perbedaan SNMPTN dan SBMPTN?<\/a> Terdapat beberapa poin mendasar yang membedakan keduanya. Meskipun begitu, kedua jalur tersebut dapat diikuti untuk bisa masuk ke PTN yang ada di Indonesia. Yuk, persiapkan dirimu mulai dari sekarang supaya sukses masuk PTN yang kamu inginkan!<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p>Raih impian masuk kampus pilihanmu\nbersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-ujian-mandiri\/\">PTN<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kedokteran\/\">Kedokteran<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kedinasan\/\">Sekolah Kedinasan<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-iup-ugm\/\">IUP UGM<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-kki-ui\/\">KKI UI<\/a>. Belajar juga makin mudah dengan adanya\nlayanan <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/bimbel-online\/\">Bimbel Online<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dapatkan informasi terkini dunia\nperkuliahan di blog <a href=\"https:\/\/www.indonesiacollege.co.id\/\">indonesiacollege.co.id<\/a>. Cek juga halaman kami lainnya di <a href=\"https:\/\/www.bimbelkedokteran.id\/\">bimbelkedokteran.id<\/a> dan <a href=\"https:\/\/indonesia-college.com\/\">indonesia-college.com<\/a> \u2013 Indonesia College sudah\nberpengalaman sejak tahun 1993.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN \u2013 Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui berbagai jalur. Bagi Perguruan Tinggi Negeri atau PTN, terdapat jalur seleksi mahasiswa yang dilakukan secara nasional. Peserta seleksi dapat memilih beberapa PTN &nbsp;dan program studi sesuai dengan minatnya. Jalur penerimaan PTN yang pertama adalah Seleksi Nasional Masuk PTN atau SNMPTN. Seleksi ini merupakan jalur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":217323,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,63],"tags":[654,83,366],"class_list":{"0":"post-217321","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog","8":"category-jalur-masuk-ptn","9":"tag-perbedaan-snmptn-dan-sbmptn","10":"tag-sbmptn","11":"tag-snmptn"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=217321"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217321\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=217321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=217321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiacollege.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=217321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}