jurusan teknik industri ugm

6 Jurusan UGM yang Kembangkan Keahlian Industri, Gak Cuma Teknik Industri!

Saat ini, berbagai kampus PTN maupun PTS berlomba-lomba menghadirkan jurusan berorientasi industri. Melalui jurusan tersebut, mahasiswa akan dibekali wawasan dan kemampuan praktikal spesifik, sehingga mahasiswa akan lebih siap untuk terjun ke dunia industri. Universitas Gadjah Mada (UGM) pun tidak mau kalah dalam perlombaan ini dan menghadirkan berbagai prodi yang berfokus pada dunia industri.

Berbicara tentang jurusan berorientasi industri, mayoritas orang mungkin akan langsung memikirkan jurusan Teknik Industri. Namun, sebenarnya masih ada beberapa jurusan lain yang mengintegrasikan keilmuan tertentu dengan kebutuhan industri. Di UGM, misalnya, terdapat beberapa jurusan bertitel industri yang unik dan menawarkan berbagai keunggulan.

Penasaran dengan jurusan berorientasi industri di UGM? Simak ulasan tentang 6 jurusan UGM yang kembangkan keahlian industri bagi mahasiswa lengkap dengan informasi fokus studi, jalur seleksi, daya tampung, dan rasio keketatannya di bawah ini!

6 Jurusan UGM yang Kembangkan Keahlian Industri bagi Mahasiswa

FMIPA UGM, salah satu fakultas yang tawarkan prodi berorientasi industri
FMIPA UGM, salah satu fakultas yang tawarkan prodi berorientasi industri. (Foto: laman FMIPA UGM)

1. Teknik Industri

Salah satu jurusan terpopuler yang berfokus pada dunia industri adalah Teknik Industri. Jurusan ini bisa dibilang seperti gado-gado karena memadukan ilmu teknik/rekayasa, manajemen, dan ilmu sosial untuk mempelajari sistem yang berjalan di suatu industri. Mahasiswa prodi ini akan mempelajari sistem manufaktur dan produksi, teknik supply chain, hingga manajemen teknik dan faktor manusia.

Dengan kombinasi keilmuan tersebut, lulusan prodi ini pun memiliki prospek kerja yang sangat luas, yaitu mencakup industrial engineer, project manager, product manager/analyst, logistics specialist, quality controller, data scientist, market researcher, dan masih banyak lagi.

FT UGM menawarkan dua macam prodi Teknik Industri, yaitu Teknik Industri Kelas Reguler dan IUP Industrial Engineering. Program reguler bisa kamu pilih melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Sementara itu, program IUP bisa kamu daftarkan melalui seleksi jalur IUP. 

Daya tampung prodi Teknik Industri Reguler pada 2026 adalah 120 kursi (30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri), sedangkan kuota IUP adalah 30 kursi. Adapun rasio keketatan Teknik Industri Reguler pada 2026 adalah 1:37, sedangkan rasio keketatan IUP sebesar 1:5.

2. IUP Industrial Mathematics

Berbeda dari prodi matematika pada umumnya, prodi IUP Matematika UGM berfokus pada matematika industri dengan nama IUP Industrial Mathematics. Artinya, mahasiswa prodi ini tidak hanya belajar ilmu matematika murni, tetapi juga penerapan matematika di dunia industri. Fokus studi prodi ini mencakup bidang berikut.

  • Financial Modeling: Penerapan matematika untuk optimasi investasi, strategi penetapan harga, dan manajemen risiko.
  • Operations Research: Penyelesaian masalah penjadwalan dan logistik untuk tingkatkan efisiensi bisnis.
  • Computational Mathematics: Algoritma untuk simulasi kompleks.

Pembelajaran di prodi ini juga didukung dengan berbagai fasilitas unggulan, seperti infrastruktur cloud computing, software tools (Python, Gurobi, CPLEX), hingga dataset dari perusahaan mitra untuk mendukung praktik operations dan finance.

Perkuliahan yang tidak hanya berfokus pada ilmu matematika murni membuat lulusan prodi ini memiliki peluang karier yang lebih luas dan lebih siap masuk industri. Beberapa peluang kerja lulusan prodi ini antara lain data analyst, financial modeler, operations consultant, akademisi, peneliti, dan sebagainya.

Tertarik dengan prodi ini? Kamu bisa mendaftar di prodi ini melalui jalur seleksi IUP. Daya tampung prodi ini pada 2026 mencapai 25 mahasiswa dengan rasio keketatan sebesar 1:3.

Baca juga: ITS Buka Penerimaan Mahasiswa Disabilitas Mulai 2027, Ini 9 Jurusannya

3. IUP Industrial Physics

Selain Industrial Mathematics, FMIPA UGM juga menawarkan prodi fisika berorientasi industri dengan nama IUP Industrial Physics. Prodi ini menjembatani ilmu fisika dan teknologi industri dengan kurikulum berstandar global. Di prodi ini, mahasiswa akan mempelajari ilmu fisika seperti mekanika, termodinamika, elektromagnetisme, hingga fisika kuantum. Kurikulum yang ditawarkan juga memuat materi industri yang mencakup teknologi semikonduktor, pengembangan sensor, ilmu material industri, hingga non-destructive testing.

Salah satu keunggulan prodi ini adalah adanya peluang international exposure. Program internasional tersebut bisa berupa student exchange, dual degree, maupun fast track S2. Terdapat pula program khusus untuk riset dan rekrutmen di perusahaan semikonduktor Taiwan.

Dengan kurikulum tersebut, mahasiswa prodi ini bisa memiliki peluang kerja yang lebih luas daripada mahasiswa fisika murni. Lulusan prodi ini bisa bekerja di industri pesawat terbang, migas, konstruksi, kesehatan, energi, dan lain-lain. Adapun pilihan profesinya mencakup NDT specialist, semiconductor engineer, medical diagnostics researcher, entrepreneur, dan lain-lain.

Kamu bisa memilih prodi ini melalui jalur seleksi IUP. Daya tampung prodi ini pada 2026 adalah 30 mahasiswa. Sementara itu, rasio keketatan prodi ini pada 2026 adalah 1:2.

4. Ilmu dan Industri Peternakan

Kalau kamu tertarik dengan industri peternakan, prodi ini bisa menjadi pilihan yang cocok untukmu. Di prodi ini, mahasiswa akan belajar tentang berbagai aspek dalam dunia peternakan, mulai dari manajemen produksi ternak, nutrisi dan pakan, genetika, kesehatan ternak, teknologi hasil ternak, hingga pengelolaan bisnis peternakan. Dengan pembelajaran tersebut, mahasiswa prodi ini nantinya bisa bekerja di industri peternakan, perusahaan pakan, industri susu, perusahaan pangan, lembaga riset, pemerintahan, BUMN, dan sebagainya.

Fakultas Peternakan UGM sendiri menawarkan 2 macam prodi sarjana peternakan, yaitu Ilmu dan Industri Peternakan Reguler serta IUP Animal Science and Industry. Jika tertarik dengan program reguler, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Sementara itu, penerimaan kelas IUP dibuka melalui jalur seleksi khusus IUP.

Daya tampung yang ditawarkan prodi ini pada 2026 cukup besar, yaitu 300 kursi reguler (30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri) dan 40 kursi IUP. Rasio keketatan prodi Peternakan Reguler pada 2026 sebesar 1:7, sedangkan rasio keketatan IUP pada 2026 adalah 1:1.

Baca juga: 20 Prodi PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026, Siswa Kelas 12 Wajib Tahu!

5. Teknologi Industri Pertanian

S1 Teknologi Industri Pertanian berada di bawah naungan Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Prodi ini mempelajari aspek teknologi manajerial, teknik, dan pengolahan sistem agroindustri. Beberapa mata kuliah yang ditawarkan prodi ini antara lain sebagai berikut.

  • Pengetahuan Bahan Agroindustri
  • Sistem Industri Pertanian
  • Ekonomi Industri
  • Manajemen Industri
  • Mikrobiologi Dasar
  • Tata Letak dan Penanganan Bahan
  • Teknologi Proses Hewani dan Mikrobiawi
  • Pabrikasi Tanaman
  • Bioinformatika
  • Pengujian Mutu Produk Agroindustri
  • dan lain-lain

Dengan pembelajaran tersebut, lulusan prodi ini pun siap terjun ke industri pertanian, pangan, manufaktur, dan sebagainya. Lulusan prodi ini bisa bekerja di bagian R&D, QA, produksi, supply chain, dan lain-lain.

Kamu bisa memilih prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Pada 2026, prodi ini menyediakan daya tampung sebesar 100 mahasiswa (30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri). Sementara itu, rasio keketatan prodi ini pada 2026 adalah 1:11.

6. Pengembangan Produk Agroindustri

D4 Pengembangan Produk Agroindustri merupakan prodi di bawah Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner Sekolah Vokasi UGM. Prodi ini mempelajari permasalahan existing product, mengembangkan produk dan kemasan, menilai kelayakan produk, hingga melakukan scale up industri di sektor agroindustri. Terdapat 8 fokus keahlian prodi ini, yakni sebagai berikut.

  • Formulasi dan inovasi produk agroindustri
  • Pengujian kualitas dan stabilitas produk
  • Manajemen dan desain sistem penggudangan
  • Perancangan persediaan dan optimasi inventory
  • Pengelolaan limbah dan keberlanjutan lingkungan
  • Evaluasi dampak lingkungan dan keberlanjutan
  • Riset pasar, bisnis, dan kewirausahaan agroindustri
  • Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko (K3)

Setelah lulus, mahasiswa prodi ini akan memperoleh gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.). Lulusan prodi ini kemudian bisa bekerja di industri makanan, minuman, dan berbasis agro, tepatnya di bagian R&D, kontrol kualitas, produksi, hingga sistem pengolahan dan manajemen keamanan pangan.

Jika tertarik dengan prodi ini, kamu bisa memilih prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Daya tampung prodi ini pada 2026 adalah 90 mahasiswa dengan rasio keketatan sebesar 1:15.

Baca juga: Teknik Bioenergi dan Kemurgi ITB Belajar Apa? Ini Mata Kuliah dan Prospeknya

Jalur Seleksi Masuk UGM

Di UGM, terdapat beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni sebagai berikut.

1. Jalur Seleksi Nasional

Pada jalur seleksi nasional, terdapat 2 jalur yang tersedia, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). SNBP menggunakan penilaian berdasarkan nilai rapor dan prestasi serta hasil TKA sebagai validator. Sementara itu, SNBT menggunakan penilaian berdasarkan hasil UTBK. Kedua jalur ini sama-sama memiliki daya tampung sebesar 30% dari total daya tampung prodi reguler UGM.

2. Jalur Mandiri

Sesuai namanya, jalur ini menjadi seleksi yang diadakan secara mandiri oleh UGM. Jalur ini menyediakan daya tampung sebesar 40% dari total daya tampung prodi reguler. Ujian Mandiri CBT (UGM CBT) dilaksanakan dengan ujian berbasis komputer yang mencakup komponen tes berikut.

  • Tes Kemampuan Dasar Umum: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika Dasar
  • Tes Potensi Akademik: Verbal, Kuantitatif, Logika
  • Tes Kemampuan Akademik (2 mata uji sesuai prodi): Matematika IPA, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Geografi 

3. Jalur International Undergraduate Program (IUP)

Jalur ini menjadi jalur seleksi khusus program IUP. Penilaian jalur ini mencakup komponen berikut.

  • Seleksi Administrasi: Nilai rapor, sertifikat bahasa Inggris, motivation letter, dan sebagainya.
  • Tes Tahap 1: GMST (Verbal, Quantitative, Reasoning) dan AcEPT (Listening, Structure, Reading).
  • Tes Tahap 2: Interview, essay writing, group discussion sesuai ketentuan fakultas.

Nah, itu dia 6 jurusan di UGM yang menawarkan keahlian industri bagi mahasiswanya. Kira-kira kamu tertarik masuk jurusan mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia  College. Tersedia bimbingan khusus PTN, Kedokteran, Bimbel Kedinasan, IUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di  blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia  College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.