ilustrasi green jobs di indonesia

10 Contoh Green Jobs dan Rekomendasi Jurusannya di Indonesia

Triple planetary crisis berpotensi membuat bumi tidak layak huni dan menurunkan kesejahteraan. Untuk mencegah kerusakan yang semakin parah, kini muncul sektor pekerjaan baru bernama green jobs atau pekerjaan hijau di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sektor green jobs berisi pekerjaan yang layak dan ramah lingkungan untuk melestarikan lingkungan dan menjaga keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Menurut ILO, kini sudah ada jutaan green jobs di dunia. Pekerjaan yang termasuk kategori green jobs memiliki beberapa kriteria, seperti meningkatkan efisiensi konsumsi energi dan bahan baku, membatasi emisi gas rumah kaca, melindungi dan merestorasi ekosistem, dan sebagainya. Adapun green jobs di Indonesia bisa dikelompokkan ke dalam sektor pertanian, manufaktur, konstruksi, hingga EBT.

Lantas, apa saja contoh green jobs di Indonesia? Lalu, jurusan apa saja yang memiliki prospek karier di sektor green jobs? Berikut 10 contoh green jobs beserta rekomendasi jurusannya di Indonesia.

Potensi Green Jobs di Indonesia dan Global

Ilustrasi solar panel engineer, salah satu green jobs di Indonesia. (Foto: Unsplash/Siwawut Phoophinyo)

Menurut data ILO, pasar global untuk barang dan jasa berwawasan lingkungan akan terus mengalami peningkatan dengan setengahnya terkait dengan efisiensi energi dan keseimbangan di bidang pengelolaan transportasi, pasokan air, sanitasi, dan limbah secara berkelanjutan. Teknologi bersih juga menjadi sektor terbesar ketiga di bidang joint venture capital di Amerika Serikat, bahkan jumlah permodalannya 2 kali lipat lebih besar di Tiongkok. Hal ini menunjukkan potensi besar green jobs di berbagai negara.

Di Indonesia, potensi green jobs juga cukup besar seiring transisi energi di sektor swasta hingga pemerintah. Berdasarkan data Kementerian PPN/Bappenas, pemerintah kini tengah mengupayakan transisi dari brown jobs menjadi green jobs. Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah juga telah membuat peta okupasi dalam KKNI yang mencakup sektor pertanian, manufaktur, konstruksi, hingga EBT. Bappenas juga memperkirakan akan ada 1,8–2,2 juta lapangan kerja tambahan dari sektor green jobs pada tahun 2060.

Uraian di atas menunjukkan bahwa green jobs memiliki potensi yang cukup besar. Green jobs pun bisa menjadi pilihan kariermu di masa depan.

Baca juga: 3 Prodi IUP FEB UGM, Bisa Double Degree?

10 Contoh Green Jobs dan Jurusan Kuliahnya di Indonesia

1. Spesialis Eksplorasi Panas Bumi

Panas bumi merupakan sumber energi yang terkandung dalam air panas, uap air, serta batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya. Energi dari panas bumi tergolong ramah lingkungan karena proses pengembangan dan pembuatannya bebas emisi dan penggunaan energinya tidak menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Oleh karena itu, Spesialis Eksplorasi Panas Bumi termasuk kategori green jobs.

Sumber energi panas bumi atau geotermal memiliki potensi yang besar di Indonesia. Potensi listrik panas bumi, misalnya, mencapai 23.742 MW. Indonesia pun menjadi produsen listrik panas bumi terbesar kedua di dunia. Nah, panas bumi yang sudah dikelola di Indonesia sendiri baru mencapai 10%, sehingga masih banyak potensi eksplorasi dan pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Untuk menjadi Spesialis Eksplorasi Panas Bumi, kamu bisa berkuliah di jurusan terkait ilmu kebumian dan teknik,seperti Teknik Geofisika dan Teknik Geologi. Berikut adalah daftar kampus dan jurusan yang bisa kamu tuju.

  • Institut Teknologi Bandung – FTTM (S1 Teknik Geofisika dan S2 Teknik Geotermal) dan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (S1 Teknik Geologi)
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Teknik Geologi dan S1 Geofisika
  • Universitas Padjadjaran – S1 Teknik Geologi dan S1 Geofisika
  • UPN Veteran Yogyakarta – S1 Teknik Geologi dan S1 Teknik Geofisika
  • Politeknik Energi dan Pertambangan – D3 Teknologi Geologi

2. Pendaur Ulang Limbah

Daur ulang merujuk pada proses mengolah kembali sampah atau limbah menjadi produk baru yang bermanfaat/bernilai guna. Pekerjaan terkait daur ulang limbah sendiri dibutuhkan di Indonesia akibat pertumbuhan volume limbah rumah tangga, industri, hingga plastik sekali pakai. Kegiatan daur ulang sebenarnya bisa dilakukan siapa saja, tetapi daur ulang limbah dalam skala besar dan berkelanjutan membutuhkan keahlian yang mendalam.

Jika ingin belajar cara daur ulang limbah, kamu bisa berkuliah di jurusan teknik lingkungan maupun pengolahan limbah. Rekomendasi kampus dan jurusannya adalah sebagai berikut.

  • Institut Teknologi Bandung – FTSL (S1 Teknik Lingkungan)
  • Universitas Indonesia – S1 Teknik Lingkungan
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember – S1 Teknik Lingkungan
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Teknik Infrastruktur Lingkungan
  • Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya – D4 Teknik Pengolahan Limbah
  • Politeknik AKA Bogor – D3 Pengolahan Limbah Industri

3. Spesialis Bangunan Ramah Lingkungan

Salah satu tugas green jobs adalah membangun green building, yaitu arsitektur dan konstruksi yang penggunaan sumber dayanya efisien dan ramah lingkungan. Bentuk green building bisa bermacam-macam, seperti rumah, gedung perkantoran, gedung pencakar langit, dan sebagainya. Di Indonesia, mulai banyak gedung milik perusahaan swasta maupun instansi pemerintah yang menerapkan konsep arsitektur hijau agar sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net zero emission pada 2060.

Perancangan hingga pembangunan green building melibatkan berbagai bidang, mulai dari arsitektur, teknik sipil, hingga teknik bangunan. Berikut adalah beberapa rekomendasi kampus dan jurusan jika ingin bekerja sebagai Ahli Bangunan Ramah Lingkungan.

  • Universitas Gadjah Mada – S1 Arsitektur, S1 Teknik Sipil, dan D4 Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil
  • Universitas Negeri Semarang  – S1 Pendidikan Teknik Bangunan, S1 Arsitektur, dan S1 Teknik Sipil
  • Universitas Indonesia – S1 Arsitektur, S1 Teknik Sipil

4. Ahli Konservasi dan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Upaya menjaga biodiversitas membutuhkan peran Ahli Konservasi dan Ahli Pengelolaan Hutan Berkelanjutan. Ahli di bidang tersebut bertugas untuk melindungi dan mengelola hutan dan sumber daya alam agar tetap lestari. Peran tersebut bisa dilakukan oleh berbagai lulusan, mulai dari jurusan Kehutanan, Biologi, hingga Konservasi Sumber Daya Hutan.

Berikut adalah rekomendasi jurusan dan kampusnya.

  • IPB University – S1 Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, S1 Manajemen Hutan, S1 Silvikultur, dan S1 Biologi
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Biologi, S1 Kehutanan, dan D4 Pengelolaan Hutan 
  • Universitas Brawijaya – S1 Kehutanan

5. Ahli Konservasi Tanah/Air

Konservasi tanah dan air merujuk pada upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas tanah dan air. Tujuannya adalah untuk mencegah degradasi tanah dan air serta menjaga keberlanjutan ekosistem. Peran ini bisa dilaksanakan oleh lulusan ilmu tanah, teknik lingkungan, dan jurusan terkait.

Contoh jurusan dan kampus yang bisa menghasilkan Ahli Konservasi Tanah/Air adalah sebagai berikut.

  • IPB University – S1 Manajemen Sumberdaya Lahan
  • UPN Veteran Yogyakarta – S1 Ilmu Tanah dan S1 Teknik Lingkungan
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Ilmu Tanah

Baca juga: Jalur SPAN PTKIN Vs SNBP, Bedanya Apa? Ini 7 Perbedaannya

6. Ahli Pertanian dan Perkebunan Berkelanjutan

Pertanian berkelanjutan merupakan konsep pengelolaan pertanian guna memenuhi kebutuhan manusia sekaligus mempertahankan atau meningkatkan kualitas lingkungan serta melestarikan alam. Praktik pertanian tersebut dilakukan dengan meminimalkan penggunaan energi, jejak ekologi, dan sebagainya. Beberapa jurusan yang mempelajari pertanian dan perkebunan berkelanjutan adalah sebagai berikut.

  • IPB University – S1 Agronomi dan Hortikultura dan D4 Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Agronomi
  • Universitas Sebelas Maret Surakarta – S1 Agroteknologi

7. Konsultan Ekonomi Sirkular

Dalam pembangunan berkelanjutan, terdapat konsep ekonomi sirkular, yaitu pendekatan ekonomi yang menempatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya dan perlindungan lingkungan hidup sebagai satu kesatuan. Pekerjaan ini sebenarnya bisa dilakukan oleh lulusan jurusan manapun sepanjang memiliki ilmu/keahlian yang mumpuni. Namun, latar belakang pendidikan ekonomi dan teknik lingkungan bisa memudahkan dalam mempelajari konsep ekonomi sirkular.  

Berikut adalah beberapa rekomendasi jurusan dan kampus yang bisa kamu tuju.

  • Institut Teknologi Bandung – FTSL (S1 Teknik Lingkungan)
  • Universitas Indonesia – S1 Teknik Lingkungan, S1 Ilmu Ekonomi, dan S1 Manahemen
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember – S1 Teknik Lingkungan
  • Universitas Gadjah Mada: S1 Ilmu Ekonomi, S1 Manajemen, dan S1 Teknik Infrastruktur Lingkungan

8. Solar Panel Engineer

Profesi ini berperan dalam perancangan, instalasi, pemeliharaan, hingga optimasi sistem pembangkit listrik tenaga surya. Pekerjaan ini membutuhkan ilmu tentang kelistrikan, struktur bangunan, perhitungan daya, serta perencanaan sistem yang aman dan ekonomis. Untuk menjalankan pekerjaan ini, dibutuhkan latar belakang pendidikan Teknik Elektro, Teknik Energi Terbarukan, Teknik Mesin, atau Teknik Fisika.

Kampus yang menyediakan jurusan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Universitas Pendidikan Indonesia – S1 Teknik Energi Terbarukan
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin, S1 Teknik Fisika, dan S2 Teknik Sistem
  • Institut Teknologi Bandung – STEI (S1 Teknik Tenaga Listrik)

9. Pemandu Wisata Ekoturisme

Kegiatan wisata terkadang bisa merusak alam dan merugikan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kini banyak daerah yang menerapkan konsep ekowisata. Praktik ini menjadi bentuk turisme berkelanjutan yang memperhatikan pelestarian alam sekaligus pemberdayaan masyarakat setempat. Bentuk ekowisata sendiri bisa bermacam-macam, mulai dari taman nasional, desa wisata, hingga area konservasi.

Beberapa jurusan yang cocok untuk pekerjaan ini adalah sebagai berikut.

  • IPB University – D4 Ekowisata dan S1 Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata
  • Universitas Gadjah Mada – S1 Pariwisata
  • Universitas Negeri Surabaya – S1 Pariwisata
  • Universitas Udayana – D4 dan S1 Pariwisata

10. HSE Specialist

Profesi ini berperan dalam memastikan dan menjaga keberlanjutan lingkungan di area kerja. Pekerjaan ini semakin dibutuhkan banyak perusahaan seiring meningkatnya regulasi keselamatan kerja dan standar lingkungan, seperti ISO 14001 dan ISO 45001. Untuk menjalani profesi ini, kamu bisa berkuliah di jurusan K3, Teknik Lingkungan, Teknik Industri, dan sebagainya.

Berikut adalah beberapa contoh kampus yang bisa jadi tujuan studimu.

  • Universitas Indonesia – S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S1 Teknik Lingkungan UI, dan S1 Teknik Industri
  • Universitas Diponegoro – S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S1 Teknik Lingkungan UI, dan S1 Teknik Industri
  • Universitas Sebelas Maret – D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) – D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Nah, itulah 10 contoh green jobs beserta rekomendasi jurusannya di Indonesia. Semoga bermanfaat!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus PTN, Kedokteran, Bimbel Kedinasan, IUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di  blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia  College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.